KANALNEWS.co, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik tiga pelaksana tugas (Plt) pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Plt Ketua KPK Taufiqurrahman Ruki yang ditunjuk sebagai ketua menggantikan Abraham Samad yang nonaktif karena menjalani proses hukum di kepolisian mengatakan, di bawah kepemimpinannya yang tak lebih dari sepuluh bulan ke depan, dirinya bersama empat komisioner lain akan memperbaiki hubungan dengan kepolisian untuk sama-sama memberantas korupsi.

“Polemik yang terjadi di kedua lembaga penegak hukum tersebut harus segera diakhiri. Kita harus lebih kompak sebab kita harus segera bangkit dari suasana ini, dan melangkah ke depan. Tidak bisa terlalu meratapi yang lalu-lalu. Kita harus mulai melangkah,” katanya dalam keterangan resminya di gedung KPK, Jumat (20/2/2015).

Mantan pimpinan KPK itu dan komisioner yang lain pun berencana untuk menemui pucuk pimpinan lembaga penegak hukum. Secara maraton, mereka akan menemui Plt Kapolri Komjen Badrodin Haiti, Jaksa Agung HM Prasetyo dan Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali. Salah satu yang dibahas adalah penguatan lembaga KPK dengan penambahan penyidik dan penuntut.

“Karena tunggakan kasus di KPK ini banyak sekali, itu karena kurangnya tenaga ahli penyidik dan penuntut umum. Dan itu akan kita bicarakan dengan Kapolri dan Jaksa Agung,” ujarnya. (Herwan)