Foto FIFA.com

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan pemilihan pemain sepenuhnya menjadi kewenangannya dan tidak bisa diintervensi oleh pihak mana pun. Ia memastikan setiap keputusan yang diambilnya merupakan tanggung jawab penuh pelatih kepala.

Herdman mengakui dirinya terbuka mendengarkan berbagai masukan dari banyak pihak, mulai dari suporter, pengamat sepak bola, pelatih klub di Indonesia hingga federasi. Namun, ia menegaskan masukan tersebut hanya menjadi bahan pertimbangan.

“Pelatih tim nasional harus bertanggung jawab penuh atas setiap keputusan yang mereka ambil. Sebagai pelatih tim nasional, tentu Anda harus berkonsultasi,” ujar Herdman.

Menurutnya, mendengar pandangan dari berbagai kalangan merupakan hal penting dalam membangun tim yang kuat.

“Penting untuk mendengarkan kebijaksanaan dari banyak pihak. Anda mendengarkan suporter, para ahli, pelatih di level bawah, hingga pelatih profesional di liga,” lanjutnya.

Meski begitu, Herdman menekankan pelatih kepala harus mampu memilah suara-suara tersebut dan mengambil keputusan secara mandiri. Ia pun menyatakan siap menanggung seluruh konsekuensi dari setiap kebijakan yang diambilnya.

“Pelatih kepala tahu kapan harus meredam kebisingan dan membuat keputusan. Itulah tekanan sekaligus tanggung jawab yang harus diambil,” tegasnya.

“Saya siap untuk tanggung jawab dan akuntabilitas tersebut,” ucap Herdman.

Pernyataan ini disampaikan Herdman untuk merespons isu yang sempat mencuat mengenai dugaan adanya pemain titipan di skuad Timnas Indonesia. Ia menegaskan keputusan siapa yang dipanggil dan dimainkan sepenuhnya berada di tangannya.

“Pelatih kepala akan membuat keputusan tentang siapa yang bermain di setiap pertandingan, di setiap laga, dan di setiap skuad,” katanya menegaskan. (pht)