Foto ilustrasi Antara

Kanalnews.co, KUDUS – Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Agus Setiawan memastikan satu ekor sapi yang sebelumnya dinyatakan positif terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK) mati. Selain itu, sapi yang dicurigai terpapar penyakit tersebut juga bertambah.

“Jika sebelumnya ada delapan sapi yang positif PMK dan satu di antaranya mati, saat ini ada tambahan ternak yang dicurigai juga terpapar PMK,” kata Agus.

Dia menjelaskan, sapi yang terjangkit PMK rutin diawasi, diberi vitamin, dan sejumlah tindakan untuk memulihkan kesehatannya.

“Saat ini kami masih menunggu hasil uji di laboratorium, apakah sapi tersebut positif PMK atau tidak,” ujarnya.

Agus mengatakan, antisipasi penularan terhadap ternak lainnya yang terpapar PMK maupun dicurigai dengan diisolasi dari ternak yang sehat. (RR)