Warga blokade jalan di Kecamatan Beji

Kanalnews.co, BEJI – Jalan alternatif Gempol-Beji kini kerap mengalami kemacetan akibat jalur utama disekat selama PPKM. Sejumlah warga Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji melayangkan protes dengan memblokade jalan alternatif, Jumat (6/8/2021) siang.

Selama penerapan PPKM di Kabupaten Pasuruan, penyekatan dilakukan di jalur bundaran Gempol yang mengarah masuk ke arah Pasuruan. Alhasil, kendaraan roda 4 ke atas mencari jalur alternatif melalui jalan Gempol-Beji melalui Gununggangsir.

Eko Prasetyo, koordinator aksi mengatakan, kendaraan besar yang melintas di jalur alternatif tersebut menimbulkan kemacetan panjang lebih dari 1 km di simpang 4 Gununggangsir. Utamanya tiap sore hari.

Oleh sebab itu, mereka melayangkan protes dengan memblokade akses jalan. Sejak pukul 13.00 WIB, mereka memblokade jalan dengan bangku dan bambu yang dipasang melintang di tengah jalan.

“Biar kita sama-sama merasakan imbasnya penyekatan, jangan dilewatkan ke dusun-dusun. Imbasnya macet setiap sore di simpang 4 Gununggangsir,” ucap Prasetyo yang juga ketua RT setempat, Jumat (6/8/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Selain macet, beberapa waktu lalu salah satu pengendara motor yang melintas hampir celaka akibat macet. Untuk itu, warga menuntut agar jalur bundaran Gempol dibuka dan jalur alternatif ditutup untuk kendaraan roda empat ke atas. Hal itu dilakukan supaya tidak terjadi penumpukan kendaraan di jalur alternatif.

“Sudah selesai, kami buka lagi karena tuntutannya sudah dipenuhi. Kalau masih lewat sini, akan kami tutup lagi,” ujarnya.

Tak lama setelah aksi, pihak kepolisian dari Polsek Beji segera bermediasi dengan warga. Hasilnya, pihak kepolisian mengakomodir keinginan warga.

“Tuntutan warga sudah kami akomodir. Dan jalan alternatif sudah tidak ditutup warga,” jelas Kapolsek Beji Kompol Akhmad.

Akhmad pun mengakui bahwa terjadi kemacetan di simpang 4 Gununggangsir akibat kendaraan truk yang melintas jalur alternatif.

“Jalan Talun Gununggangsir sudah dibuka. Dan juga jalan di Sirkel Gempol sudah kami buka, sehingga kendaraan besar penyebab kemacetan tidak melintas di jalur alternatif. Yang pasti unjuk rasa selesai dengan tertib dan kondusif,” tandasnya. (MU)