Kanalnews.co, HUMBAHAS – Kepolisian Resor Humbang Hasundutan (Humbahas) berhasil mengungkap pelaku pencurian kentang food estate milik PT Indofood Fortune Makmur yang berada di Desa Siriaria, Kabupaten Humbahas, Sumatra Utara.

Dilansir dari TribrataNews, Kapolres Humbahas AKBP Ronny Nicolas Sidabutar melalui Kasat Reskrim Polres Humbahas AKP J.H Tarigan dalam keterangan persnya pada Jumat (24/9), menyebut ada lima tersangka dalam kasus pencurian tersebut.

Para tersangka yang terdiri dari TS, MS, JLS, LL, dan MBS itu diketahui telah mencuri sebanyak dua ton kentang yang terdiri dalam 75 kantong goni plastik.

Kasat Reskrim Polres Humbahas bersama Kanit I Unit Pidum Sat Reskrim Polres Humbahas Bripka MSP Simanungkalit mengatakan, kejadian tersebut berawal dari laporan Ahmad Solihin SP (pengawas PT Indofood Fortune Makmur) pada Sabtu (4/9), sekitar pukul 08.00 WIB di Polsek Pollung.

Berdasarkan laporan, dituturkan telah terjadi pencurian kentang sebanyak 75 karung dari gudang milik PT Indofood Fortuna Makmur di Desa Siriaria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas.

Berselang beberapa waktu kemudian, Unit I Pidum Sat Reskrim Polres Humbahas berhasil mengungkap pelaku, setelah mengamankan LL di Pollung pada Jumat (17/9).

LL mengakui telah melakukan pencurian kentang di gudang milik PT Indofood Fortuna Makmur pada Sabtu (4/9), sekitar pukul 01.00 WIB. Ia mengaku melakukan aksi pencurian tersebut bersama dengan teman-temannya.

Kemudian pada Sabtu (18/9), Polisi kembali melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka MBS di Pollung sekaligus menyita satu unit mobil Colt Diesel bernomor pelat BB 8431 LD.

Kendaraan tersebut diketahui digunakan para tersangka untuk mengangkut kentang curian.

Selanjutnya, Senin (20/9), petugas kepolisian melakukan penangkapan terhadap tersangka JLS yang juga berlokasi di Pollung.

Sehari setelahnya, petugas kembali  melakukan penangkapan terhadap tersangka TS di Kelurahan Pasar Doloksanggul.

Kemudian pada Kamis (23/9), petugas menangkap tersangka MS di Doloksanggul.

Kelima tersangka tersebut melakukan pencurian dengan cara merusak jendela gudang. Selanjutnya, tersangka LL dan TS masuk ke dalam gudang, kemudian mengangkat karung goni plastik berisi kentang.

Mereka lalu membawanya keluar melalui jendela kemudian menyerahkannya kepada JLS dan MS yang menunggu di luar gudang untuk diangkat ke dalam kendaraan. Sedangkan MBS, menunggu di dalam mobil dan sambil berjaga.

Para tersangka selanjutnya menjual hasil curiannya ke Pasar Doloksanggul. Di mana uang dari hasil penjualan tersebut kemudian mereka bagi berlima.

Berdasarkan rincian, TS mendapat Rp2 juta, MS Rp2,7 juta, JLS Rp2,6 juta, MBS Rp1 juta, dan LL Rp2,6 juta.

Saat ini, kelima tersangka telah menjalani penahanan di RTP Polres Humbahas. Mereka dipersangkakan Pasal 363 Ayat (3e), Ayat (4e) dari KUHPidana, dengan ancaman hukuman penjara paling lama sembilan tahun.

Adapun barang bukti yang disita polisi ialah satu unit mobil Colt Diesel bernomor BB 8431 LD warna kuning yang disita dari MBS.

Lalu satu buah jaket kulit dari MS, satu buah celana warna hitam milik JLS, serta satu pasang sepatu JLS. (Kin)