KANALNEWS.Co, Jakarta – Jelang digelarnya Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau tahun 2012, Panitia Besar (PB PON) terus menggeber pembangunan tujuh venue arena pertandingan yang akan digunakan.

Dalam kurun waktu kurang dari 100 hari, tujuh venue, yakni boling, biliar, panahan, gulat, tenis, softboll, dan baseball, masih belum selesai seperti rencana awal. Kendati demikian, PB PON telah menyiapkan alternatif tempat lain jika tujuh arena itu tidak selesai tepat waktu.

Menurut Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Tono Suratman, persiapan Riau telah mencapai 90 persen. Mereka juga telah menyiapkan sejumlah venue cadangan jika tujuh arena yang masih dikebut itu tetap tak bisa digunakan.

“Saya sudah sampaikan pada Menpora, PB PON Riau siap melaksanakan PON sesuai jadwal. Memang ada tujuh venue yang belum selesai, tetapi sudah ada alternatif penggantinya,” ujar Tono saat mengunjungi kantor KONI DKI Jakarta, Rabu (6/6).

Dalam kesempatan yang sama, Tono juga meminta kontingen daerah yang akan mendatangi Riau harus mempersiapkan diri dengan baik jelang keberangkatan ke Riau.

Menurut Tono, dengan adanya rencana memindahkan lokasi tujuh venue tersebut, lokasi venue PON akan semakin terpencar ke beberapa wilayah Riau.

Riau telah menyiapkan sedikitnya 52 venue olahraga yang akan digunakan pada pelaksanaan PON kali ini sejak tahun 2007 lalu. Berbeda dengan Jakarta, lokasi venue-venue tersebut tidak berada dalam satu titik lokasi, tetapi di beberapa wilayah Provinsi Riau.

“Semua daerah harus siap dengan kondisi menyebarnya venue di Riau. Tidak seperti di Jakarta, jarak antar venue di sana cukup jauh. Bahkan ada yang sampai tujuh jam perjalanan. Jadi semua harus bersiap dengan kemungkinan terburuknya,” ujar Tono. (aus)