KANALNEWS.co – Jakarta, Tunggal Putra Tommy Sugiarto, pasangan ganda putri Pia Zubaidah Bernadet dan Rizky Amelia Pradipta kembali dipanggil Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) untuk bergabung di pemusatan latihan nasional bulutangkis (pelatnas) Cipayung. Ketiganya pernah menghuni pelatnas sebelum memutuskan hengkang dan tampil independen di luar pelatnas.

“Pemanggilan mereka berdasarkan prestasi yang mereka tunjukkan selama 2012,” ujar Kepala Subbidang Pelatnas PBSI Christian Hadinata dalam jumpa wartawan di pelatnas Cipayung Jakarta, Senin (7/1/2013).

Christian menambahkan, PBSI telah mengirimkan surat pemanggilan kepada pengurus provinsi PBSI yang ditembuskan kepada klub masing-masing pemain.

“Bersedia atau tidaknya (pemain) kita akan tunggu,” kata Christian.

PBSI telah memastikan total pemain yang akan menghuni pelatnas tahun ini mencapai 83 orang, terdiri dari 46 pemain utama dan 37 pemain pratama putra-putri.

Selain Tommy ditunggal putra, penghuni pelatnas lainnya adalah Simon Santoso, Sony Dwi Kuncoro, Dionysius Hayom Rumbaka, Wisnu Yuli Prasetyo, dan Shesar Hiren Rhustavito.

Tunggal putri, enam pemain yang ada sebelumnya tetap dipertahankan, yaitu Linda Wenifanetri, Aprilia Yuswandari, Adriyanti Firdasari, Hera Desi Ana Rachmawati, Bellaetrix Manuputty, dan Maria Febe Kusumastuti.

Di nomor ganda putra di perkuat oleh enam pasangan terdiri dari Angga Pratama, Rian Agung Saputro, Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Bona Septano, Afiat Yuris Wirawan, Berry Angriawan, Marcus Fernal  Gideon, Agrippina Primarahmanto Putera, Ricky Karandasuwardi, Muhammad Ulinnuha, dan Rendy Sugiarto.

Pada ganda putri diperkuat oleh Greysia Poli, Meilina Jauhari, Pia Zebaedah Bernadet, Rizki Amelia Pradipta, Anneke Feinya Agustine, Nitya Krishinda Maheswari, Della Destiara Haris, Suci Rizki Andini, Gebby Ristiyani Imawan, Tiara Rosalia Nuraidah, Komala Dewi dan Jenna Gozali.

Ganda campuran diperkuat oleh lima pasangan, Tontowi Ahmad, Lilyana, Mohammad Rijal, Debby Susanto, Fran Kurniawan Teng, Shendy Puspa Irawati, Riky Widianto, Richi Puspita Dili, Irfan Fadhilah dan Weni Anggraeni .

Dibandingkan dengan penghuni pelatnas sebelumnya yang berjumlah 73 atlet, jumlah ini mengalami penambahan

“Jumlah ini bertambah dibandingkan sebelumnya,” tambah Christian.

PBSI juga melakukan perombakan di jajaran pelatih. Mantan pemain nasional Joko Supriyanto dipercayakan untuk mengisi posisi pelatih tunggal putra menggantikan Agus Dwi Santoso.  Joko akan dibantu oleh dua orang asisten, Marlev Mainaky dan Imam Tohari.

“Menurut kami, mereka cukup berhasil dalam meningkatkan performa pemain. Nomor tunggal putra seharusnya menjadi unggulan di antara kelima nomor yang ada. Untuk itu, kami berharap untuk lebih meningkatkan performa tunggal putra dengan memanggil keduanya,” jelas Christian.

Di nomor tunggal putri, PBSI menyerahkan kepercayaannya kepada Leung Chau Ha. Leung yang pernah mengantar Susi Susanti mempersembahkan medali emas Olimpiade pertama bagi Indonesia ini akan dibantu oleh tiga orang asisten pelatih, termasuk mantan pemain Sarwendah Kusumawardhani.

Di ganda putri, Reony Mainaky yang selama ini melatih tim nasional Jepang diminta kembali untuk melatih Greysia Polii dan kawan-kawan.

“Hanya saja Reony baru bisa bergabung Maret mendatang karena harus menyelesaikan administrasi kontrak dengan asosiasi bulutangkis Jepang, kami mempercayakan Reony karena berharap disiplin yang diterapkan kepada tim Jepang bisa diterapkan di Cipayung juga,” tandas Christian.

Sementara pelatih ganda putra tetap dipegang oleh Herry Iman Pierngadi, Herry akan dibantu oleh Aryono Miranat yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih ganda putri. Selain Aryono, Herry juga akan dibantu oleh Chafidz Yusuf yang pernah melatih mantan-mantan pemain pelatnas yang memutuskan untuk independen.

Ganda campuran merupakan satu-satunya nomor yang tidak mengalami perubahan sama sekali. Posisi pelatih masih tetap dipegang oleh Richard Mainaky, yang dibantu oleh dua asistennya, mantan pemain nasional Nova Widianto dan Yanti Kusmiati.

 

Penulis : Herwan Pebriansyah