KANALNEWS.co, Yokohama  – Klub asal Brasil Corinthias , mengubur harapan juara Liga Champions 2012, Chelsea untuk menjuarai Piala Dunia Antarklub 2012. Pada partai final yang digelar di Stadion Yokohama, Jepang, Minggu (16/12) malam WIB, klub berjuluk Time do Povo itu menundukkan The Blues 1-0.

Jose Paolo Guerrero menjadi pahlawan Corinthias berkat gol emasnya menit  ke-68. Gol bermula dari tembakan Danilo, namun membentur kaki pemain The Blues. Bola naik mengarah Guerrero yang hanya beberapa meter dari Ramires, kemudian menanduk  bola ke gawang Petr Cech, 1-0.

Tertinggal 0-1, pelatih Chelsea Rafael Benitez menarik Moses lalu memasukkan Oscar, memasukkan Azpilicueta menggantikan Branislav Ivanovic, atau memasukkan Marin menggantikan Edin Hazar guna menambah daya serang. The Blues yang mengandalkan Fernando Torres di lini depan, dibantu Juan Mata dkk. dari lini tengah, memang terlihat mampu menekan jantung pertahanan klub asal Brasil tersebut.

Bahkan, Ferando Torres sempat mengancam gawang Corinthias yang dikawal Cassio Ramos. Namun, sontekannya gagal menyamakan kedudukan  karena bola membentur tubuh kiper Coronthias. Torres mencetak gol menjelang menit akhir, namun wasit menganulirnya karena striker asal Spanyol itu, sudah dalam posisi off-side sebelum mencetak gol.

Keunggulan Corinthias semakin kokoh setelah pemain belakang Chelsea, Gary Chahill diganjar kartu merah  menit ke-90. Upaya mereka untuk menyamakan kedudukan semakin lemah karena Cassio Ramos dkk. unggul jumlah pemain.

Faktor gemilang Cassio menjadi catatan dalam laga final tersebut. Berbagai penyelamatan yang dia lakukan, dan membawanya menjadi  pemain terbaik dengan menyabet Bola Emas Piala Dunia Antar-klub 2012. Bola emas tersebut semakin menyempurnakan pencapaian Corinthias karena mereka juga mendapat Bola Perunggu yang diberikan pada Guerrero. Sedangkan Bola Perak diberikan kepada bek Chelsea, David Luiz.

Pemain Chelsea seperti tidak percaya melihat fakta mereka takluk dari Corinthias. Torres, Oscar maupun Frank Lampard misalnya, hanya bisa menyaksikan pesta anak-anak Corinthias yang sesekali bergangnam style. Bahkan, David Luiz sempat meneteskan air mata melihat pesta Coronthias, dan rekan berupaya  menyemangati.

Chelsea melaju  ke final setelah mengalahkan klub asal Meksiko, Monterrey  1-3. Sedangkan Corinthias memastikan tiket final setelah menundukkan klub Mesir, Al Ahly 1-0. Dengan kekalahan itu, pupuslah harapan The Blues untuk meraih trofi pertama Piala Dunia Antarklub 2012.*