Foto dok Kemenpora

Kanalnews.co, JAYAPURA– Dua hari menjelang penutupan, PON XX Papua dipastikan berjalan aman dan lancar. Setelah sempat dikhawatirkan, Menpora RI Zainudin Amali menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Papua.

“Alhamdulillah secara keseluruhan dari awal pertandingan, pembukaan hingga hari ini pelaksanaan PON XX Papu berjalan lancar, meski ada hal-hal yang muncul namun tidak signifikan yang mengganggu jalannya pesta olahraga ini,” ucap Menpora Amali.

Kelancaran itu, menurutnya sekaligus menepis keraguan, kekhawatiran hingga ketakutan orang sebelumnya terkait penyelenggaraan pesta olahraga empat tahunan di Papua ini. Sebelumnya, Papua sempat diganggu oleh aksi KKB yang meresahkan.

“Orangkan tadinya takut, khawatir terhadap penyelenggaraan PON di Papua ini. Banyak yang mempertanyakan apakah aman atau apakah mereka bisa. Tapi ternyata tagline Torang Bisa benar-benar dibuktikan oleh orang Papua, bahwa kegiatan multi event berskala Nasional bisa dilakukan,” ucap Menpora Amali.

Oleh karena itu, pria asal Gorontalo tersebut menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat Papua. Berkat dukungannya, PON berjalan lancar.

“Terima kasih kepada masyarakat Papua yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan PON XX 2021 ini dan tentu bagi kita semua, serta kita tempatkan PON ini sebagai ajang untuk mendapatkan talenta-talenta atau bibit-bibit yang akan kita dorong ke tingkat internasional,” tuturnya.

Selain itu, Menpora Amali pun bersyukur, penyelenggaraan PON di tengah pandemi ini, beberapa atlet masih bisa memecahkan rekor. Ini menjadi catatan prestasi yang membanggakan.

“Di PON ini tetap masih ada pemecahan rekor. Ini luar biasa. Bertanding di tengah-tengah pandemi, tetapi masih ada rekor yang tercipta. Semangat dari para atlet untuk menunjukkan prestasi terbaiknya dibuktikan melalui rekor yang dipecahkan,” ucapnya.

Setelah berakhirnya ajang PON XX pada 15 Oktober ini, akan bergulir pula selanjutnya ajang Peparnas XVI yakni 2-15 November mendatang yang berpusat hanya di Kota Jayapura dengan memainkan 12 cabang olahraga. Menpora optimistis pesta olahraga bagi penyandang disabilitas itu juga akan berlangsung sukses.

“Jika dalam pelaksanaan PON ini menjadi hal yang dianggap berat, maka bisa diperbaiki pada ajang Peparnas yang akan datang,” pungkas Menpora Amali. (ads)