KANALNEWS.co – Jakarta, Pengurus Besar Persatuan Layar Seluruh Indonesia (PB Porlasi) menyelenggarakan Indonesia Open Regatta 2013. Turnamen ini diselenggarakan sebagai ajang persiapan sekaligus evaluasi atlet layar Indonesia menuju SEA Games Myanmar 2013.

Kejuaraan layar tingkat nasional yang berlangsung di pantai Ancol ini akan berlangsung pada Sabtu dan Minggu 27-28 April 2013 diikuti oleh atlet Pelatnas dan atlet muda berusia 15-19 tahun, dan pemenang lomba akan mengikuti seleksi lanjutan untuk maju sebagai perwakilan Indonesia pada SEA Games mendatang.

Ketua Umum PB Porlasi Djoko Pramono mengatakan, Indonesia Open Regatta diikuti oleh 80 atlet muda seluruh Indonesia mulai dari Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, Sulawesi dan Papua yang akan bertanding dalam tiga kategori layar yaitu, Laser, Optimist, dan Windsurfing.

Selain atlet di bawah usia 20 tahun, turnamen ini juga mempertandingkan kategori Laser Standard Putra usia dewasa serta Laser Radial Putri usia bebas.

“Indonesia adalah negara kepulauan yang sebagian besar wilayahnya berupa perairan, karena itu cabang olahraga layar selalu mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia dan sudah seharusnya dilestarikan serta diapresiasi dengan baik,” ujar Djoko pada pembukaan Indonesia Open Regatta di Pantai Ancol Jakata, Sabtu (27/4/2013).

Selain berkompetisi, atlet-atlet muda juga mendapatkan sesi motivasi sebelum perlombaan dari mantan atlet layar Perancis Bouris Bourdin yang sempat merebut posisi lima besar dalam seleksi atlet layar Olimpiade Barcelona.

“Sportivitas dan semangat olahraga yang diterapkan sejak dini atau usia muda bisa memupuk kegigihan, kejujuran, dan orientasi terhadap keberhasilan, olahraga sangat penting untuk pengembangan kepribadian seorang manusia,” ujarnya.

Olahraga layar memiliki ruang tersendiri di hati Presiden Direktur Sarihusada ini, dan semangat para atlet berusia muda di kompetisi ini menurutnya patut menjadi teladan bagi generasi seusianya.

Boris tak lupa menambahkan rahasia untuk bisa meraih prestasi. Baginya, selain menjaga kondisi fisik tetap fit dan tak bosan berlatih terus menerus, pemenuhan kebutuhan gizi yang seimbang dan ideal juga menjadi kunci untuk mencapai prestasi.

“Pemenuhan kebutuhan gizi sangat penting untuk diterapkan sejak manusia masih anak-anak. Dengan demikian, ia bisa menjadi manusia yang lebih sehat, percaya diri, dan mampu menghadapi tantangan dengan semangat,”tambah Boris.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang produk nutrisi ibu dan anak, Sarihusada turut mendukung terselenggaranya lomba yang bertempat di Pantai Ancol Jakarta ini. Dukungan ini merupakan wujud kepedulian Sarihusada terhadap para atlet muda Indonesia, khususnya cabang olahraga layar.

 

Editor : Herwan Pebriansyah