KANALNEWS.co, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi terus mempromosikan Asian Games 2018 baik melalui kegiatan lahiriah maupun batiniah, misalnya, melakukan olahraga langsung bersama para atlet nasional serta mengelar doa bersama yang melibatkan para pemuda, santri, pelajar dan mahasiswa.
Salah satunya adalah mealakuka doa dan selawat bersama para santri, pelajar, mahasiswa dan para pejabat Eselon I, II Kemenpora, yang berlangsung di Halaman Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (31/5/2018) petang
Dalam sambutannya pada acara doa dan selawat, Imam Nahrawi didampingi Ny. Shobibah Rohmah Imam Nahrawi, memohon kepada seluruh komponen bangsa termasuk para santri untuk mendoakan agara penyelenggaraan pesta olahrga terbesar di Asia itu berjalan dengan sukses baik sukses penyelengaraan maupun sukses prestasi.
“Kegiatan ini sebagai sosialisasi Asian Games karena pelakunya nantinya juga para anak-anak muda, di Asian Games selanjutnya mungkin mereka sudah menjadi kakek-nenek karena itu kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik terlibatlah dalam Asian Games baik sebagai volunter atau sebagai pendukung minimal menyemangati dengan doa-doa, sholawat dan tahlilnya,” kata Imam Nahrawi.
Fokus kita, kata Imam Nahrwai, adalah menggerakkan hati, semangat dan doa seluruh warga masyarakat untuk mendukung, mendoakan dan menyemangati semua yang terlibat dalam Asian Games baik panitianya, volunter, pemerintah, para atlet, para pelatih semoga dalam keadaan sehat lebih semangat dan lebih maksimal menyiapkan detik-detik bersejarah ini.
“Nanti di Asian Games ada 40 cabang olahraga, 463 nomor pertandingan, 15 ribu atlet dari seluruh penjuru Asia, kita sebagai tuan rumah atletnya kurang lebih 1.000 atlet dan ofisial, akan ada 13 ribu volunter, 5.000 media, venuenya ada di GBK Jakarta, Jakabaring Palembang dan Jawa Barat, untuk maskotnya ada Atung, Bhin-Bhin dan Kaka, jika digabung menjadi Bhineka Tunggal Ika, taglinenya adalah Energy of Asia, dari Indonesia Kita Jayakan Asia dan Dunia,” kata Imam Nahrawi.
Sebelumnya, panitia penyelenggara yang, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, Asrorun Ni’am, menyampaikan bahwa “Kegiatan Pemuda Bershalawat” ini sebagai wujud kepedulian pemuda, pelajar Indonesia dalam ikhtiar mensukseskan Asian Games dan Asian Para Games 2018.
“Ada beberapa rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan seperti lomba Marawis dan Pidato kalangan pemuda dan pelajar se-Jabotabek dan Kalimantan, salah satu temanya adalah Asian Games setidaknya ada 53 tim yang ikut menjadi peserta,” kata Asrorun Ni’am.
Pada kesempatan yang sama juga dilakukan launching Pemuda Pelajar menulis yang diikuti jutaan pemuda dan pelajar. “Penyelenggaraan Pemuda Pelajar Menulis ini untuk mengembangkan minat dan bakat literasi. Pesertanya 1 juta pelajar pemuda menulis di SMA favorit di Jakarta,” Asrorun Ni’am.
Diakhir perbincangan, Asrorun Ni’am, kembali menegaskan bahwa gelar Pemuda Bershalawat ini sebagai ikhtiar menyiapkan sukses penyelenggaraan Asian Games dan Asian Para Games 2018 mendtang. (mul)





































