KANALNEWS.co – Jakarta, Ketua Umum Pengurus Besar Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) Gita Wiryawan menyatakan, tugasnya sebagai Ketua Umum PBSI tidaklah ringan, sudah banyak pekerjaan rumah yang menunggu dalam masa baktinya empat tahun kedepan.

Beberapa yang akan menjadi program kerja saya di antaranya adalah penerapan sport science dan penerapan sistem kompensasi atau insentif bagi atlet dan pelatih sesuai dengan prestasinya,” ujar Gita kepada Wartawan usai pelantikan kabinetnya di Jakarta, Jumat (14/12/2012).

Kabinet PB PBSI masa bakti 2012-2016 sendiri secara resmi dilantik di Pusat Bulu Tangkis (PBI) Cipayung, Jakarta Timur Jumat pagi oleh Ketua Umum Koni Pusat Tono Suratman yang juga dihadiri Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rita Subowo.

”Saya akan berada di PBSI selama saya dibutuhkan, kalau memang ada sesuatu yang mengharuskan saya tinggal hingga pukul dua pagi, akan saya lakukan,”tuturnya.

Menteri Perdagangan Kabinet Indonesia Bersatu ini pun dengan tegas siap menyatakan mundur jika gagal membawa bulu tangkis nasional berbicara di kancah Internasional. Meski tak terlalu mengerti soal bulu tangkis, dirinya tetap optimistis bisa membawa PBSI ke arah yang lebih baik.

“Bukan hanya di olahraga saja, di bidang lain pun, jika memang saya tidak bisa menjalankan tugas dan meraih target berupa prestasi, saya siap untuk mundur,”ungkapnya.

Gita  menambahkan, terkait dengan Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Rexy Mainaky yang tidak menghadiri acara pelantikan, juara Olimpiade Atlanta 1996 bersama Ricky Subagja ini masih menyelesaikan beberapa urusan administrasi di Filipina, dan akan kembali ke Indonesia pada pada tanggal 22 Desember 2012 dan segera memulai tugasnya.

Sejak enam bulan lalu, Rexy menerima tawaran Asosiasi Bulu Tangkis Filipina untuk menjadi kepala pelatih. Meskipun fokus membimbing sejumlah pasangan ganda putra, Rexy juga terlihat menangani sejumlah pemain nomor lainnya. Pada November lalu, ia juga turut mendampingi skuat junior Filipina untuk bertarung di World Junior Championships 2012.

“Rexy masih menyelesaikan sejumlah administrasi di Filipina. Meskipun belum berada di Indonesia, namun Rexy sudah menyiapkan program awal sebagai Kabid Binpres” kata Gita.

Ia juga menambahkan bahwa wewenang Kabid Binpres tidak dapat diintervensi dan harus memiliki yurisdiksi penuh di pembinaan.

“Saya memberi kepercayaan penuh kepada Rexy, dia sudah menjelaskan gambaran mengenai program-program serta skala prioritasnya. Soal dana, saya siap mengumpulkan dana untuk mendukung kinerja program Binpres” tambahnya.

 

Penulis : Herwan Pebriansyah