bulutangkis masih jadi andalan untuk Olimpiade
KANALNEWS.Co, Jakarta – Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rita Subowo mengatakan bahwa cabang olahraga (cabor) bulutangkis saat ini masih menjadi andalan Indonesia di ajang Olimpiade. Dari dua target medali emas yang dicanangkan KOI pada Olimpiade tahun ini, KOI membebankan satu medali emas dari nomor ini.

“Kami ingin mempertahankan tradisi emas. Kami punya nomor yang menjadi andalan. Ada badminton yang bisa kami andalkan, juga kami punya angkat besi yang cukup kuat. Ada juga panahan, anggar, dan cabang-cabang lain yang saya harapkan mampu berprestasi,” ujar Rita di Jakarta, Kamis (7/6).

Menurut Rita, kegagalan tim bulutangkis Indonesia di ajang Piala Thomas dan Uber kemarin jangan dijadikan patokan keberhasilan tim bulutangkis di ajang Olimpiade nanti.

Sebaliknya, moment Olimpiade yang akan dihelat pada 27 Juli sampai 12 Agustus tersebut harus bisa dimanfaatkan menjadi ajang kebangkitan bulutangkis nasional. Rita menyebut, target membawa emas dari nomor bulutangkis tersebut sangat realistis dan bisa diwujudkan.

“Jangan lagi melihat ke belakang. Kegagalan itu keberhasilan yang tertunda. Semua harus dapat mengubah mind set yang seperti itu. Dengan perubahan mind set, kami yakin Indonesia bisa lebih maju di Olimpiade tahun ini,” kata Rita.

Rita mengatakan, selain dari bulutangkis, ia berharap dari cabor lain juga dapat mengukir prestasi maksimal dalam gelaran Olimpiade tahun ini. Indonesia sendiri baru meloloskan sebanyak 17 atlet untuk tampil di Olimpiade.

“Sebenarnya kami dari pihak KOI menargetkan sedikitnya ada 30 atlet yang bisa lolos. Tapi saat ini baru 17. Memang masih ada yang ikut kualifikasi. Tapi dengan waktu yang tidak lama lagi, kemungkinan jumlah tidak akan bertambah,” ujar Rita.

Seperti diberitakan sebelumnya, 17 atlet yang telah memastikan lolos Olimpiade kali ini berasal dari empat cabor, masing-masing bulutangkis dengan sembilan atlet, angkat besi mengirimkan enam atlet, panahan satu atlet, dan anggar satu atlet. (aus)