Kanalnews.co, JAKARTA– Menpora Zainudin Amali memastikan akan menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali di Olimpiade Tokyo 2020. Namun untuk nominalnya, Menpora Amali masih berkoordinasi dengan Presiden RI Joko Widodo.

“Banyak pertanyaan tentang apresiasi dan penghargaan pemerintah kepada atlet dan pelatih yang bertanding di Olimpiade Tokyo. Sampai sekarang saya belum memberikan jawaban. Nanti kalau sudah ada keputusan akan saya sampaikan ke publik. Tetapi Say yakinkan itu pasti ada,” tegas Menpora, Senin (26/7).

Pria asal Gorontalo menegaskan pemerintah selalu memberikan penghargaan kepada atlet peraih medali. Namun ada tahapannya yang harus dilalui, apalagi Kemenpora juga harus berdiskusi dengan KOI dan Presiden.

“Mengenai angkanya yang banyak ditanyakan, kami belum memutuskan karena masih harus dirapatkan dulu di internal Kemenpora,” ungkapnya.

“Setelah itu saya akan laporkan kepada Bapak Presiden Joko Widodo. Sebab, bisa saja arahan presiden berbeda dengan yang sudah diputuskan di internal kami,” katanya.

Menpora mengaku harus berhati-hati dalam menentukan bonus atlet peraih medali. Sebab, seperti pengalaman di SEA Games 2019 di Manila di mana Kemenpora memutuskan bonus emas Rp200 juta, perak Rp100 juta, dan perunggu Rp60 juta.

“Ternyata Bapak Presiden ingin memberikan lebih dari yang sudah diputuskan. Emas Rp500 juta, perak Rp300 juta dan perunggu Rp150 juta. Mohon bersabar, pasti segera diputuskan dan diumumkan,” ungkapnya.

Sebelumnya, di internal Kemenpora, bonus seperti Olimpiade Rio de Janeiro 2016 jadi patokan dalam penganggaran. Di mana, peraih emas berhak mendapatkan Rp5 miliar, perak Rp 2 miliar dan perunggu Rp1 miliar. (bnd)