Foto screenshot

 

Kanalnews.co, JAKARTA- Bagi Anda pelaku usaha, jangan main-main untuk tidak menggunakan aplikasi skrining PeduliLindungi. Hal itu jika tidak mau tempat usaha atau hiburan dicabut izin operasionalnya.

Hal iyu disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran Mendagri Nomor 440/7183/SJ.

Dalam surat itu, Tito memerintahkan kepala daerah membuat aturan soal penggunaan PeduliLindungi. Aturan itu harus mencantumkan sanksi kepada pengelola tempat usaha yang lalai.

“Pemberian sanksi di antaranya pencabutan sementara atau tetap terhadap izin operasional tempat usaha tersebut,” bunyi poin B angka 3 SE Mendagri Nomor 440/7183/SJ.

Adapun menurut eks Kapolri tempat yang wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi adalah fasilitas umum, fasilitas hiburan, dan pusat perbelanjaan. Selain itu, PeduliLindungi juga wajib digunakan restoran, tempat wisata, serta pusat keramaian lainnya.

Oleh karena itu, ia meminta pemerintah daerah untuk mengawasi peraturan tersebut. Sebelumnya, pemerintah mencatat aplikasi PeduliLindungi telah digunakan 77.329.648 orang per 8 Desember 2021.

Namun belakangan, pemerintah melihat ada penurunan penggunaan PeduliLindungi pada beberapa pekan terakhir. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memerintahkan pemda untuk kembali menggencarkan penggunaan PeduliLindungi. (ads)