Foto Antara

Kanalnews.co, JAKARTA– Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan sudah mengantongi siapa yang mengambil rekaman CCTV di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. Dia tak lain merupakan anggota Polri.

“Kami dalami dan kami sudah dapatkan bagaimana pengambilan dan siapa yang mengambil juga sudah kami lakukan pemeriksaan. Pada saat ini tentu kami akan melakukan proses selanjutnya,” kata Sigit.

Untuk itu, ia juga sudah memproses 25 anggota Polri yang dianggap tidak profesional dalam menangani tempat kejadian perkara (TKP) tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Birgadir J di rumah dinas Ferdy Sambo. Bahkan CCTV sempat dinyatakan hilang dan rusak.

Adapun ke-25 personel itu terdiri atas tiga perwira tinggi (pati) pangkat jenderal bintang satu, lima personel berpangkat kombes, tiga personel berpangkat AKBP, dua personel berpangkat kompol, tujuh personel perwira pertama (pama) serta lima orang berpangkat bintara dan tamtama.

“Semua akan kami proses berdasarkan hasil keputusan apakah ini (ketidakprofesionalan) masuk dalam pelanggaran kode etik atau pelanggaran pidana,” ujarnya.

Tak hanya itu, Mantan Kapolda Banten itu menyebut ada empat orang personel yang diamankan di tempat khusus selama 30 hari. Sementara sisanya masih diproses apakah bisa dipidana atau masuk pelanggaran etik.

Lantas, apakah personel tersebut bekerja sendiri atau ada perintah dari orang lain? Sigit mengaku masih mendalaminya dan mengembangkan kasus ini. (ads)