KANALNEWS.co – Jakarta, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak Perdana Menteri Malaysia Najib Razak untuk bersama-sama mencegah terulangnya insiden penghinaan terhadap Presiden ketiga RI BJ Habibie.

“Saya sampaikan kepada Pak Najib (PM Malaysia Najib Razak) marilah kita cegah hal begini terus terjadi,” kata Presiden Yudhoyono dalam konferensi pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat, setibanya dari melakukan kunjungan kerja ke Malaysia dan India.

Hal ini disampaikan Presiden Yudhoyono terkait tulisan mantan menteri Malaysia yang dinilai menghina Habibie.

Menurut Presiden, PM Najib menyampaikan bahwa tulisan tersebut tidak mewakili suara pemerintah ataupun Partai UMNO (United Malays National Organization) yang tengah berkuasa.

“Memang disampaikan kepada saya, …itu pandangan seseorang yang katanya disampaikan menyusul pertemuan Bapak Habibie dengan salah satu tokoh politik di Malaysia,” katanya.

Presiden memahami jika Malaysia saat ini tengah menghadapi pemilihan umum sehingga banyak isu yang menjadi sensitif, namun ia menyayangkan dan menilai tulisan mantan menteri Malaysia tentang Presiden Habibie itu tidak baik bagi hubungan persahabatan, kerja sama dan kemitraan bilateral kedua negara.

“Sungguh pun demikian bagi saya pemilu atau tidak pemilu tentunya harus saling menjaga, apalagi kalau mendiskreditkan kepala negara atau mantan kepala negara, negara lain,” katanya.

Sebelumnya, kunjungan kerja Presiden Yudhoyono ke Malaysia pada Selasa (18/12) dibayang-bayangi oleh situasi kurang menyenangkan akibat tulisan mantan Menteri Penerangan Malaysia Tan Sri Zainuddin Maidin yang menghina mantan Presiden RI, Bachrudin Jusuf Habibie.

Seusai menonton film Habibie dan Ainun, Senin sore (17/12), Presiden mengatakan tidak berkenan dengan pernyataan tersebut dan menilai hal itu tidak sepatutnya, karena melukai perasaan bangsa Indonesia dan dapat mengganggu hubungan kedua negara. Ia berjanji untuk mengangkat isu itu dalam pertemuannya dengan PM Malaysia.

 

Penulis : Herwan Pebriansyah

Sumber : Antara