Kanalnews.co, JAKARTA– Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Amali menaruh harapan besar kepada kepengurusan baru Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) 2020-2024. Menpora Amali ingin Indonesia bisa lebih mendunia.

Demikian disampaikan Menpora Amali saat menghadiri pelantikan PBSI masa bakti 2020-2024 secara virtual di Sitroom Kemenpora, Jakarta, Jumat (9/4/2021).

Menpora Amali berharap PBSI dapat dikelola lebih baik. Dibawah tangan dingin Agung Firman Sampurna sebagai Ketua Umum PBSI, para atlet bulutangkis diharapkan dapat berprestasi.

“Pemerintah menaruh harapan besar pada kepengurusan yang dipimpin oleh Pak Agung. Begitu juga dengan masyarakat bulutangkis Indonesia. Paling tidak pada Olimpiade Tokyo 2021 ini. Ada juga Olimpiade 2024 di Paris, Perancis. Asian Games 2022 dan SEA Games 2021 di Vietnam,” kata Menpora Amali.

“Saya mendukung dengan apa yang telah dicanangkan oleh Ketua Umum PP PBSI Pak Agung Firman. Bahwa secara terus menerus perbaikan tata kelola organisasi dan tata kelola lain didalam pembinaan prestasi menjadi hal yang mutlak dilakukan apabila ingin mencapai prestasi,” dia menambahkan.

Menpora Amali menegaskan pemerintah juga tidak membiarkan cabor berjalan sendirian. Dalam setiap persiapan untuk Olimpaide, Asian Games maupun SEA Games pasti ada bantuan fasilitasi dari pemerintah melalui MoU.

“Tentu karena itu adalah uang negara, maka harus bisa dikelola dengan baik dipertanggung jawabkan dengan baik. Karena selama ini kita lemah disisi itu. Kami juga selalu menawarkan pendampingan untuk urusan administrasinya,” ujar Menpora.

“Jika tata kelola baik, maka kepercayaan masyarakat kepada olahraga akan semakin baik. Saya harap dukungan fasilitas APBN dari negara makin hari semakin kecil tapi dukungan dari koorporasi dan swasta semakin baik. Itu akan datang jika tata kelola kita baik,” tambah Menpora Amali.

Sebelumnya, Kemenpora telah membuat Grand Desain atau Desain Besar Olahraga Nasional sampai dengan tahun 2045. Dari Grand Desain itu Kemenpora menempatkan 14 cabor unggulan.

Peringkat pertama dari 14 cabor unggulan itu adalah cabor bulutangkis. Bulutangkis dinilai konsisten dalam mengikuti ajang olahraga seperti olimpiade dan multieven lain yang memberikan medali.

“Pemerintah bersama dengan KONI, NOC, Formi dan juga kalangan akademi, praktisi, perguruan tinggi untuk uji publik dan alhamdulillah telah menghasilkan grand desain atau desain besar olahraga nasional,” tutur Menpora.

Sementara itu Ketum PP PBSI Agung Firman Sampurna menegaskan untuk meraih prestasi, cabor bulutangkis membutuhkan dukungan dari berbagai aspek.

“Dimasa kami, kami mengembangkan visi terwujudnya tata kelola terbaik yang mendukung pelatihan kompetisi, meningkatkan minat dan memberikan kesempatan tampilnya bakat-bakat baru secara berkesinambungan menghasilkan atlet berprestasi serta membangun kolaborasi menciptakan sport industrial entertainment,” ujar Agung Firman. (bnd)