Kanalnews.co, JAKARTA – Penyidik Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menetapkan sopir truk berinisial CS sebagai tersangka lantaran lalai saat mengemudikan kendaraan sehingga menabrak anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Iptu DS hingga tewas di KM 13.400 B Tol Cikampek, Jawa Barat, pada Kamis (28/10) kemarin.

“Untuk pelaku sudah kita naikkan statusnya menjadi tersangka,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo di Jakarta, Jumat (29/10) dikutip dari TribrataNews PMJ.

Kombes Sambodo mengatakan, tabrakan maut tersebut terjadi akibat sopir yang tidak berkonsentrasi saat mengoperasikan kendaraan karena menggunakan ponsel sambil mengemudi. Sopir truk kemudian dikejutkan oleh kendaraan yang melambat di lajur 3 dan mendadak berpindah ke lajur 4.

“Karena kaget si sopir ini membanting kendaraan ke kanan. Pada saat membanting kendaraan ke kanan, di samping lajur 4 ada sepeda motor almarhum sehingga tersenggol serta menabrak ‘guardrail’ dan terpental dan akhirnya tertabrak kendaraan tersebut,” ujar Sambodo.

Diketahui, sopir truk sempat melarikan diri usai kejadian tersebut. Namun kemudian akhirnya ia menyerahkan diri kepada pihak kepolisian beberapa jam kemudian.

Lebih lanjut, Kombes Sambodo mengungkap bahwa saat kejadian tersebut, Iptu DS sedang bertugas mengawal rombongan supervisi Vaksinasi Merdeka Aglomerasi di wilayah Bekasi, Jawa Barat.

Sementara itu, pihak kepolisian juga telah melakukan penahanan selama 20 hari terhadap CS untuk dilakukan pemeriksaan dan pemberkasan.

“Pelaku kita kenakan Pasal 310 ayat 4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), karena lalai sebabkan orang lain meninggal dunia dengan ancaman 6 tahun penjara,” tambahnya. (RR)