Kanalnews.co, DEPOK – Menpora Zainudin Amali menghadiri Rapat Kordinasi Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Ormas Pemuda Pancasila (PP). Datang sebagai Wakil Ketua MPO, Amali memberikan sejumlah pesan.

Menpora Amali di Rapat MPN yang digelar di Hotel Bumi Wiyata Depok Jawa Barat, Sabtu (3/4) sore. Dalam kesempatan itu, Menpora Amali kembali mengingatkan semua kader tidak boleh melupakan sejarahnya.

“Kalau mulai bergeser, itu awal kehancuran kami. Kami harus tetap menjaga dan melestarikan ideologi negara Pancasila, merawat Bhineka Tunggal Ika, dan mempertahankan NKRI. PP sebagai ormas tidak boleh bergeser sedikitpun dari sejarah kelahirannya,” ujar Menpora Amali.

Menurut menteri 59 tahun itu, tantangan organisasi saat ini semakin berat, persaingan tidak hanya organisasi besar sejenis, tetapi harus menghadapi organisasi-organisasi baru yang milenial.

“Apa yang harus dilakukan, sterilisasi dari pengaruh buruk, konsolidasi dengan melancarkan kaderisasi, dan untuk menuju kejayaan harus kembali pada titik awal,” ucap Menpora Amali.

Khusus untuk konsolidasi, menurut Menpora Amali perlunya pendataan sebagai basis awal, ditambah musyawarah-musyawarah dihidupkan kembali, serta program yang harus direncanakan dengan baik.

“Kami harus berani audit organisasi, data harus ada, sehingga tahu posisi kita. Ditambah pemanfaatan teknologi informasi, kami harus mampu bertransformasi,” katanya menambahkan.

Terakhir, Menpora Amali menyebut setelah mengetahui data, posisi, harus kembali ke awal titik nol, lalu mengenali sejarah kelahirannya.

“Back to zero, from zero to hero, saya punya optimisme, keyakinan, dengan kembali ke titik awal sebagai organisasi besar akan survive dan kembali pada kejayaan,” tutupnya. (bnd)