KANALNEWS.co, Jakarta – Sejak ditetapkannya peringatan Hari Habitat Dunia (HHD) dan Hari Kota Dunia (HKD) menjadi kegiatan tahunan, maka dirayakan oleh semua negara anggota PBB, termasuk Indonesia. Tema HHD 2018 adalah “Municipal Solid Waste Management” dan Tema HKD 2018 adalah “Building Sustainable and Resilient Cities”.

Dalam rangkaian peringatan HHD dan HKD 2018, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan semua Kementerian/Lembaga menyelenggarakan Gerakan Indonesia Bersih (GIB) pada tanggal 28 September hingga tanggal 3 Oktober 2018 secara serentak di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan untuk membersihkan sampah di tempat-tempat publik termasuk pada bahan air dan pantai oleh seluruh elemen masyarakat.

SiaRAN PERS Kementerin PUPR, Kamis (27/9) menyatakan, puncak peringatan HHD dan HKD tahun 2018 akan berlangsung di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kawatuna di Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah pada tanggal 1 Oktober 2018. Pada puncak peringatan HHD dan HKD 2018 ini, juga dilakukan peresmian perumahan Kelapa Gading yang dibangun pengembang bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kabupaten Sigi, dan pencanangan Bulan Pemantapan Gerakan Nasional Revolusi Mental bersama dengan Kementerian Dalam Negeri diikuti oleh 34 provinsi di Indonesia. Acara puncak di TPA Kawatuna rencananya akan dihadiri oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Selain memberikan sambutan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono juga akan memberikan penghargaan terhadap komunitas peduli lingkungan, khususnya masyarakat peduli sungai dan peduli sanitasi.

Serangkaian kegiatan diselenggarakan untuk meningkatkan perhatian dan kepedulian Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan pengurangan secara signifikan volume sampah dengan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan mengubah sampah yang tidak dapat didaur ulang menjadi energi dengan melibatkan semua komponen masyarakat, baik di Pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota. Konsep bekerja bersama untuk menciptakan perkotaan yang layak untuk semua adalah sejalan dengan Agenda Baru Perkotaan yang disepakati negara-negara anggota PBB pada Konferensi Habitat III oktober 2016.

Di samping itu, akan diselenggarakan juga beberapa forum diskusi melibatkan Pemerintah Daerah, youth, multi stakeholder, komunitas lokal maupun nasional mendiskusikan isu-isu terkait pembangunan perkotaan yang tangguh dan memenuhi kebutuhan masyarakat dan pameran yang akan berlangsung di Kawasan Monumen Palu Nomoni, Pantai Talise Kota Palu.

Dipilihnya TPA Kawatuna sebagai pusat kegiatan tersebut, sejalan dengan tema kegiatan yakni Pengelolaan Persampahan Kota. Hal ini merupakan kesempatan yang baik bagi Pemerintah Daerah untuk mecari solusi terhadap isu terkait pengelolaan sampah, diantaranya pengoperasian TPA, sumber daya manusia, dan kurang menariknya bidang persampahan. Baiknya pengelolaan sampah tentu saja akan berdampak positif pada aspek pariwisata, ekonomi, dan kesehatan.

Harapan dari peringatan HHD dan HKD 2018 ini agar masyarakat melakukan proses pemilahan sampah dari sumbernya agar dapat didaur ulang dan memiliki nilai ekonomis. Kemudian, Pemerintah lebih memprioritaskan pengelolaan sampah dalam penganggaran, termasuk inovasi teknologi. Selain itu, Pemerintah daerah juga diharapkan lebih inovatif dalam mengelola sampahnya. (mul)