KANALNEWS.co, Surabaya – PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Juanda Surabaya Jawa Timur menyatakan satu penerbangan milik maskapai Sriwijawa Air terpaksa dialihkan pendaratannya ke Bandara Internasional Juanda Surabaya, menyusul adanya penutupan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang.

“Satu penerbangan tersebut tujuan Jakarta menuju ke Malang, Jawa Timur. Pengalihan tersebut dilakukan menyusul adanya penutupan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang akibat adanya erupsi Gunung Bromo,” kata Legal and Communication PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Juanda Surabaya, Liza Anindya, Selasa (5/1/2015).

Pengalihan penerbangan itu menurutnya merupakan hal yang wajar mengingat Bandara Internasional Juanda di Surabaya merupakan bandara yang paling dekat dengan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang.

“Para penumpang yang turun di Bandara Internasional Juanda Surabaya ini selanjutnya diserahkan kepada maskapai penerbangan terkait dengan langkah lanjutan seperti apa,” katanya lebih lanjut.

Menurutnya, penerbangan yang ada di Juanda ini merupakan salah satu jalur penerbangan terpadat yang ada di Indonesia. Adanya pengalihan jalur kedatangan dari Malang ke Surabaya ini masih belum mengganggu jadwal penerbangan yang ada di Bandara Internasional Juanda.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak Badan Metereologi dan Geofisika terkait dengan kondisi erupsi Gunung Bromo mengingat erupsi tersebut merupakan faktor alam yang tidak bisa diprediksikan,” ucapnya.

Sebelumnya, sejumlah jalur penerbangan dari Jakarta ke Malang juga sempat dialihkan pendaratan ke Juanda Surabaya akibat erupsi Gunung Bromo. Bandara Abdul Rachman Saleh Malang ditutup selama 24 jam sejak Selasa (5/1) sampai dengan Rabu (6/1). (Setiawan)