Kanalnews.co, JAKARTA– Pemerintah memperketat syarat perjalanan menggunakan moda kereta rel listrik (KRL). Setiap penumpang wajib mengantongi Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) mulai 12 Juli mendatang.

Penyesuaian tersebut tercantum dalam SE Kemenhub Nomor 50 Tahun 2021 terkait perjalanan kereta api.

Staf Khusus Menteri Perhubungan Adita Irawati mengatakan, penumpang KRL diwajibkan memiliki STRP. Perjalanan pun hanya diperbolehkan untuk pekerja sektor esensial dan kritikal saja.

“SE Nomor 50 Tahun 2021 terkait perkeretaapian, menambah ketentuan perjalanan rutin KRL dan dalam wilayah aglomerasi hanya berlaku bagi perjalanan perkantoran sektor esensial dan kritikal sesuai ketentuan,” ujar Adita dalam konferensi pers virtual, Jumat (9/7/2021).

Dokumen tersebut atau surat keterangan lain atau surat tugas yang dibawa harus ditandatangani pimpinan perusahaan atau minimal pejabat eselon II. Dokumen wajib distempel cap basah dan tanda tangan elektronik.

Sementara itu Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri mengatakan, pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan operator dan pemerintah daerah dalam menerapkan ketentuan baru tersebut. Dia berharap peraturan itu dapat dilaksanakan dengan baik.

“Akan ada penyekatan sebelum masuk ke gate, apakah di stasiun atau di dalam stasiun. Yang pasti, sebelum masuk ke gate in, apakah ini STRP surat keterangan pemda atau kantor, ini akan dilakukan,” ujar Zulfikri.