Kanalnews.co, JAKARTA- Gaya marah-marah Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini kembali menjadi sorotan. Mantan Wali Kota Surabaya itu diminta untuk melakukan terapi kesabaran.

Risma belakangan ini kembali meledak-meledak saat mengikuti rapat dengan sejumlah pejabat provinsi Gorontalo akhir September lalu. Dalam sebuah video yang beredar, Risma menudingkan jari kepada seorang pendamping bansos Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah Gorontalo.

Risma disebut tak terima disebutnya telah mencoret data penerima bansos sehingga bantuan tak tepat sasaran. Ia bahkan berucap “Jadi bukan kita coret ya! Tak tembak kamu ya, tak tembak kamu,” cetus Risma.

Menanggapi gaya marah-marah Risma tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menganggap gaya tersebut kurang elok. Apalagi, sampai menuding orang lain tak mampu di depan khalayak umum.

“Saya mendapatkan kabar bahwa Bu Risma marah-marah kembali, ini kambuh terus. Menurut saya mungkin Bu Risma perlu ikut terapi kesabaran,” kata Jazilul dalam keterangannya, Selasa (5/10).

“Menurut saya tidak elok kalau pejabat negara terus, hanya untuk memberikan nasihat saja dengan nada menuding-nuding seperti orang itu semuanya bodoh, seperti orang itu semuanya tidak mampu,” katanya. (ads)