Jakarta – Curah hujan yang tinggi beberapa bulan terakhir ini telah mengakibatkan banjir bandang dan longsor di beberapa daerah di Jawa Barat. Pada 19 Januari 2021 lalu banjir bandang melanda kawasan Gunung Mas – Puncak, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Banjir bandang ini terjadi akibat longsor di gunung yang mengakibatkan banjir ke pemukiman warga. Dampak dari peristiwa ini, sebanyak 900 warga terpaksa harus diungsikan.

Danone-AQUA telah memberikan bantuan air minum yang dibutuhkan masyarakat yang terkena dampak banjir bandang itu. Penyerahan bantuan ini diberikan kepada pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kepala Bidang Dinas Sosial Kabupaten Bogor, di Aula PTPN VIII, Rabu baru baru ini, untuk selanjutnya disalurkan kepada warga yang saat ini berada di tempat pengungsian.

“Bantuan Danone-AQUA ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap situasi dan kondisi masyarakat yang sedang mengalami musibah. Ketersediaan air minum pada saat banjir seperti ini tentu sangat dibutuhkan. Oleh karena itu kami segera menurunkan tim untuk dapat menyalurkan bantuan air minum untuk masyarakat yang terdampak. Semoga bantuan dapat meringankan beban warga yang terkena musibah ini,” kata Murtijo Utomo, Senior External Relations Manager Danone-AQUA Region Jawa Barat.

 

Danone-AQUA mendirikan posko kesehatan di dekat lokasi banjir bandang Sukabumi untuk membantu masyarakat memeriksa kesehatan dan mendapatkan obat-obatan yang diperlukan.

Pada beberapa peristiwa bencana sebelumnha, Danone-AQUA juga menurunkan bantuan seperti penyediaan alat berat (excavator) untuk menangani longsor yang terjadi di Kecamatan Cisalak dan Kecamatan Tanjung, Kabupaten Subang pada akhir tahun lalu. Longsor terjadi di beberapa desa di dua kecamatan tersebut telah mengakibatkan sawah-sawah masyarakat terendam banjir, merusak saluran irigasi, dan memutus jalur utama jalan provinsi. Selain itu Danone-AQUA pun menyalurkan bantuan air minum kepada warga masyarakat yang terkena musibah ini.

Dalam penanganan longsor di Kabupaten Subang ini Danone-AQUA berkoordinasi dengan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Subang, Dinas PUPR Kecamatan Cisalak dan Tanjung, dan Perum Jasa Tirta. Koordinasi ini membuat proses penanganan longsor dapat berjalan cepat dan lancer.

Pengerukan Sungai Cicatih, Sukabumi sebagai bagian dari upaya Danone-AQUA menyingkirkan sampah dan lumpur yang terbawa banjir bandang di Sukabumi.

Pada saat banjir bandang paling parah terjadi di tiga kecamatan di kaki gunung Salak, Sukabumi, yaitu Cicurug, Cidahu, dan Parungkuda pada September 2020, Danone-AQUA juga turut berupaya untuk membantu warga yang terdampak. Selain bantuan air minum, perusahaan juga menyediakan posko kesehatan di Kampung Nyangkowek, Desa Mekarsari termasuk dokter dan tenaga medis untuk melayani warga dan para relawan, memberi obat-obatan, bantuan sembako, masker dan sarung tangan, hingga bantuan kompor dan gas beserta regulator. Selain itu, kami juga menyediakan Posko Kesehatan yang dilengkapi dua toilet portabel.

“Hal ini merupakan inisiatif perusahaan dalam menyikapi situasi dan kondisi masyarakat yang sedang mengalami musibah. Selain bantuan berupa barang barang kebutuhan, para karyawan Danone-AQUA pun langsung turun sebagai relawan membantu warga masyarakat yang terdampak. Kami yakin bantuan yang diberikan banyak pihak termasuk Danone-AQUA bisa membantu meringankan penderitaan korban banjir di Cicurug, Cidahu, dan Parungkuda,” kata Michael Liemena, Regional Communications Manager Danone Indonesia.

Para relawan dari Pabrik AQUA Mekarsari dan Babakan Pari turun ke Sungai Cicatih, ikut membersihkan sampah dan lumpur.

Danone-AQUA juga bekerjasama dengan Muspika Cicurug melakukan kegiatan normalisasi sungai dan badan sungai Cicatih sejauh 250 meter paska banjir bandang. Danone-AQUA menurunkan satu unit excavator dan 40 relawan Pabrik AQUA Mekarsari dan Babakan Pari ke sungai Cicatih untuk membersihkan material lumpur dan sampah-sampah lainnya. Pekerjaan yang dilaksanakan pada 28 September 2020 ini berlangsung sekitar dua Minggu. “Tujuan dari kegiatan normalisasi sungai ini adalah untuk meminimalkan dampak banjir bandang dan menormalkan aliran air sungai Cicatih supaya ke depannya dapat meminimalkan risiko terjadinya musibah banjir,” kata Michael.

Pengerukan saluran irigasi dan lokasi-lokasi yang terkena longsor dan banjir di Kecamatan Cisalak dan Tanjung, Kabupaten Subang.

Normalisasi sungai Cicatih ini dilaksanakan Danone-AQUA bekerja sama dengan Muspika Kecamatan Cicurug di bawah koordinator Kapolsek Cicurug Kompol Simin A. Wibowo, SH. “Untuk mengatasi dampak banjir bandang di Sukabumi diperlukan kepedulian dan upaya bersama. Kerjasama kami dengan Danone-AQUA ini merupakan upaya penanggulangan yang tepat sasaran, karena meluapnya sungai Cicatih ini merupakan salah satu penyebab utama banjir bandang yang membuat banyak anggota masyarakat kehilangan tempat tinggal dan harta benda,” jelas Kompol Simin A. Wibowo, SH.

Inisiatif-inisiatif tersebut di atas merupakan bukti kepedulian Danone-AQUA sebagai bagian dari masyarakat yang turut peduli dan bahu membahu dalam mengatasi dampak banjir dan longsor di beberapa lokasi di Jawa Barat.