Kanalnews.co, JAKARTA– Novel Baswedan menanggapi soal rencana perekrutan menjadi ASN Polri. Novel menyebut ia dan 56 eks pegawai KPK masih menunggu dan melihat perkembangan.

“Memang tentunya beberapa kali saya sampaikan bahwa saya dan kawan-kawan mengapresiasi apa yang direncanakan Pak Kapolri. Saya yakin ini juga kebijakan dari pemerintah tentunya kami semua bersama kawan-kawan yang 57 ingin berkontribusi yang sebaik-baiknya untuk kepentingan negara,” kata Novel saat ditemui di Bekasi, Senin (11/10/2021) malam.

Namun begitu, Novel hingga saat ini masih melakukan pertimbangan. Sebab, Polri juga masih mengkaji pembagian tugas sesuai kompetensi masing-masing eks pegawai KPK tersebut.

“Oleh karena itu kami juga ingin melihat nanti rencananya seperti apa dan seterusnya apabila kami memiliki peluang atau dipandang penting untuk berkontribusi untuk kebaikan negara,” kata Novel.

“Untuk hal yang jauh lebih besar tentu akan menjadi pilihan kami, tapi tentunya kami perlu melihat lebih jelas,” sambungnya.

Sebelumnya, sebanyak 57 mantan pegawai KPK yang dipecat karena tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) akan direkrut menjadi ASN di Polri. Polri mengatakan Novel dkk tidak akan melalui proses seleksi lagi untuk menjadi ASN.

Namun SDM Polri sedang berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) untuk membahas perekrutan mereka. Mereka akan ditempatkan sesuai dengan kapasitas di bidang masing-masing. (ads)