Iustrasi anak sekolah

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Wali Kota Depok Mochammad Idris membuat keputusan menghentikan sementara kegiatan PTMT (Pembelajatan Tatap Muka Terbatas). Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana menjelaskan pemberhentikan hanya berlaku bagi sekolah yang berada di kecamatan Pancoran Mas.

Wakot Depok Idris sebelumnya mengumumkan penghentian sementara kegiatan PTMT di Depok pada 19-29 November. Keputusan itu diambil setelah munculnya kasus di beberapa sekolah di Pancoran Mas, Depok.

“Kemarin terdapat penambahan kasus covid baru di Depok 105 kasus. Penambahan ini merupakan yang tertinggi. Biasanya di bawah 20 dibawah 10 kasus per hari,” ungkap Dadang pada wartawan, Kamis (18/11/2021).

Berdasarkan data yang dipublikasikan Dinkes dan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, penambahan 105 kasus dalam sehari merupakan yang tertinggi dalam 3 bualn terakhir.
Jumlah ini mayoritasnya berasal dari klaster PTMT.

“Ini kami sebut sebagai klaster PTMT karena banyak penularan antar siswa di sekolah setelah SOP kami jalankan. Terutama setelah Puskesmas melakukan tracing dan testing terhadap yang kontak erat di sekolah-sekolah,” ungkapnya.

Oleh karena itu penghentikan secara terbatas PTMT, dilakukan untuk mengantisipasi penularan dan menjamin keselamatan anak.

“Ini ikhtiar kita dari Pemkot depok. Kepada seluruh warga, kami mohon izin dan mohon maaf demi keselamatan kita bersama,” katanya.

Menurut Dadang ada kategori pemberhentian terbatas. Batas pertama, penghentian PTMT diberlakukan pada seluruh siswa di satuan pendidikan atau sekolah yang berada di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

“Yang terjadi penularan saat ini, paling banyak ditemukan kasus terkonfimasi positif Covid-19 di Pancoran Mas. Ada SD, SMP dan MTS,” ujar Dadang.

Kedua, penghentian PTMT diberlakukan terhadap sekolah pada jenjang TK, RA, PAUD, SD di seluruh Kota Depok. Siswa SMP dan SMA yang belum divaksin di luar wilayah Kecamatan Pancoran Mas pun tidak diperkenankan melukakan PTMT.

“Jadi itu yang kami katakan penghentian sementara secara terbatas. Untuk SMP dan SMA di luar Kecamatan Pancoran Mas masih diperkenankan melaksanakan PTMT,” pungkas Dadang. (ads)