Foto IG

Kanalnews.co, JAKARTA – Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Asep Edi mengatakan Doni Salmanan terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara. Hukuman itu terkait kasus investasi bodong aplikasi Quotex.

Doni Salmanan terkena Pasal berlapis, yaitu Pasal 45 A ayat 1 jo Pasal 28 ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 3 dan Pasal 4 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

“Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 20 tahun dan atau denda paling banyak Rp 10 miliar,” katanya.

Menurutnya , penyidik akan terus menelusuri aset-aset dan aliran dana Doni Salmanan. Saat ini Bareskrim telah menyita aset dan rekening Doni Salmanan.

Untuk itu, dalam waktu dekat, kata Asep, penyidik akan memanggil sejumlah nama public figure yang diduga menerima aliran dana dari perkara ini.

“Rencana tindak lanjut dari penyidik Bareskrim Polri pada Jumat dan Senin minggu depan, penyidik akan melakukan pemanggilan terhadap public figure yang akan menerima aliran uang atau barang yang berkaitan dengan tersangka DS,” kata Asep. (RR)