Iustrasi

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Kepolisian kembali menggerebek pinjaman online ilegal. Kali ini Polisi mengamankan pinjol ilegal di Perumahan Green Lake City, Kota Tangerang. PT Indo Tekno Nusantara (ITN).

“Hari ini kita kita gerebek PT ITN yang merupakan collector, penagihnya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di lokasi, Kamis (14/10/2021).

Sebelumnya, Polisi juga sudah menggerebek pinjol ilegal di Cengkareng. Polisi gencar melakukan hal itu untuk menindaklanjuti perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit melalui Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.

Kasus pinjol tersebut belakangan sangat meresahkan masyarakat. Para collector jasa pinjol tersebut menagih utang dengan cara-cara yang melanggar hukum mulai dari kekerasan verbal hingga ancaman.

“Instruksi Kapolri sudah jelas, kemarin beliau sudah menyampaikan adanya kegiatan kegiatan fintech peer to peer lending yang di masa pandemi COVID merugikan dan meresahkan masyarakat. Bahkan ada beberapa korban masyarakat yang sempat stres dengan tagihan-tagihan, baik adanya pengancaman pelaku collector secara langsung, telepon atau medsos,” kata Yusri.

Tak hanya itu, polisi juga mengamankan puluhan karyawan PT Indo Tekno Nusantara (ITN). Mereka merupakan tim analis hingga collector.

“Ada tim analis, ada tim telemarketing dan collector,” katanya.

Yusri menambahkan ada 2 cara penagihan yang dilakukan oleh PT Tekno Nusantara ini. Pertama, penagihan secara langsung.

“Penagihan langsung dengan ancaman, jika pengguna ini nggak bayar akan diancam dan sebagainya,” katanya.

Penagihan kedua dilakukan melalui telepon atau media sosial. Dalam penagihan ini, pelaku tidak hanya menagih dengan ancaman kekerasan, tetapi juga dengan ancaman menyebarkan data pribadi debitur. (mel)