Foto dok Polda

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Polda Metro Jaya mengungkapkan tidak menemukan unsur pidana terkait kasus beras bansos yang terkubur di Depok. Polisi menilai proses penimbunan beras sudah sesuai aturan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan 3,4 ton beras bansos yang dikubur oleh JNE selaku transporter dalam keadaan rusak.
Untuk itu proses penimbunan sudah sesuai aturan.

“Hasil pemeriksaan penyidik sampai saat ini tidak ditemukan unsur pidana di dalamnya. Kemudian beras yang ditanam ini adalah beras yang rusak dan sudah dilakukan penggantian kepada Kemensos,” ujarnya.

“Kenapa ditanam, ini merupakan mekanisme JNE sebagai perusahaan dalam memusnahkan barang-barang yang rusak. Jadi penanaman ini merupakan pemusnahan barang rusak,” katanya.

Sebelumnya warga Sukmajaya, Depok dibuat geger atas temukan puluhan karung yang terkubur di dalam tanah. Beras bansos tersebut belakangan diketahui dikubur sejak akhir 2020 karena dalam kondisi rusak. (ads)