Foto ilustrasi

Kanalnews.co, JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat lewat Sudin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) menyiapkan 46 hotel untuk karantina bagi warga yang baru pulang dari perjalanan luar negeri. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus dan kedatangan orang dari luar negeri.

Kepala Suku Dunia (Kasudin) Parekraf Jakarta Pusat Shinta Nindyawati mengatakan selain hotel juga ada dua apartemen yang menjadi tempat karantina. Pemeriksaan terhadap fasilitas tersebut terus dilakukan.

“Datanya baru kita dapat, jumlahnya 46 hotel dan 2 apartemen di Jakarta Pusat jadi tempat karantina bagi warga yang baru melakukan perjalanan dari luar negeri,” ucapnya.

“Biasanya sudah melalui tahap pemeriksaan dari satgas Covid – 19. Infonya juga hotel yang jadi tempat karantina tetap melayani tamu umum lainnya dan dipisah blok atau lantai yang memisahkan tamu,” katanya.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariadi Sukamdani mengatakan, hotel yang menjadi tempat karantina tetap melayani tamu umum. Akan tetapi, akses jalur yang berbeda dalam menerima tamu hotel.

“Boleh terima tamu biasa hotel – hotel yang jadi tempat karantina. Hanya tempat check in terpisah kemudian lantai dan blok berbeda,” katanya. (RR)