Kasdam Jaya Brigjen dan Kapolda Metro Jaya bersama pejabat utama terkait melakukan konsolidasi disela-sela pelepasan tim pemburu Covid-19 di Gd. Promoter Polda Metro Jaya, Jl. Jend Sudirman, Kav 55, Jakarta Selatan, Senin (7/6/2021).

KANALNEWS.Jakarta – Pasca libur panjang Hari Raya Idul Fitri 2021 Pandemi Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta makin mengganas dan angka kasus terkonfirmasi positif meningkat tajam. Untuk memantau, mengawasi, dan membantu pencegahan kasus Covid-19 Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Pemprov DKI Jakarta, kembali menyebar tim Pemburu Covid-19. Tim ini bakal menindak para pelanggar protokol kesehatan (prokes) di lapangan, khususnya terkait kerumunan.

Polda Metro Jaya menggelar RE EMPOWERING Pemburu Covid-19 atau Pemberdayaan Tim pemburu Covid-19 di wilayah Hukum Polda Metro Jaya yang dihadiri oleh Kasdam Jaya Brigjen TNI M Saleh Mustafa, bertempat di Gedung Promoter Polda Metro Jaya.

“Tim pemburu kita siapkan. Begitu ada klaster, tim akan turun ke lapangan untuk membantu masyarakat. Sudah ada Babinsa, Bhabinkamtibmas, RT, RW, lurah, siap bergerak, nanti tim ini akan melapis, memperkuat,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat melepas Tim Pemburu Covid-19, di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/6/2021).

Kasdam Jaya Brigjen TNI M.Saleh Mustofa menyampaikan, bahwa Kodam Jaya bersama Kepolisian dan Dinas Kesehatan DKI, siap membantu untuk memutus penularan Covid-19 yang mana saat ini semakin melonjak dampak dari libur lebaran 2021.

Kapolda Metro Jaya bersama Kasdam Jaya mengunjungi dapur umum untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang melakukan isolasi mandiri akibat covid-19

Berdasarkan grafik data terjadi peningkatan kasus Covid-19. Apel konsolidasi pun dilakukan untuk melakukan tindakan nyata di basis komunitas dan penegakan hukum disiplin protokol kesehatan dengan konsep sinergi di semua sektor, termasuk pelibatan masyarakat.

“Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Pemprov DKI telah melakukan berbagai upaya sebelum mudik Lebaran, saat mudik, dan pasca mudik. Sampai dengan hari ini kita sudah melakukan swab antigen dan alhamdulillah cukup efektif,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Kasdam Jaya Brigjen TNI M.Saleh Mustofa didampingi oleh Asintel Kasdam jaya Kolonel Inf Putra Widiyawinaya dan Asops Kasdam jaya Kolonel Inf Dody, beserta Pejabat Utama Polda Metro Jaya dan Jajarannya lanjut bergerak dari Polda Metro Jaya menuju Rt 11 Rw 09 Kecamatan Kayu Putih Pulo Gadung wilayah warga yang banyak terkena dampak Covid-19 dan ada sebagian yang sedang menjalankan Isolasi Mandiri.

Berbagai praktik micro lockdown di wilayah tertentu juga dilakukan manakala ditemukan adanya masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19. Selama ini, selain unsur tiga pilar, masyarakat juga turut dilatih agar memiliki daya cegah dan daya tangkap dalam pencegahan Covid-19.

Kebersamaan antarelemen itu bisa tetap terjaga, siaga, dan tak pernah kendur dalam menjaga masyarakat dari bahaya Covid-19. Apalagi, pencegahan merupakan jalan terbaik dan tindakan mulia dibandingkan pengobatan.

“Kita akan siapkan laporan pengaduan yang bisa ditelepon 1×24 jam jika ada kasus. Nanti Bainkamtibmas dan Babinsa akan melapor, tim ini akan kita turunkan. Begitu juga bila ada kerumunan yang membandel tidak mengikuti ketentuan perundang-udangan prokes, mulai dari pergub dan perda, tim pemburu ini akan kita turunkan,” ungkapnya. (WAN)