KANALNEWS.co, Jakarta – Kepolisan Daerah Metropolitan Jakarta Raya masih mengunggu kepastian dan keputusan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama terkait kebijakan 3 in 1 di beberapa ruas jalan utam Jakarta.

“Hari ini kan terakhir uji coba, nanti ada evaluasi tim gabungan Polda Metro Jaya dan Pemda dan disampaikan ke Gubernur, kita tunggu apakah akan dilanjutkan atau dihapus atau mungkin ada solusi lain,” kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Moechgiyarto selepas konferensi pers perkembangan operasi Bersinar 2016 di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (13/4/2016).

Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan dari pengamatannya di lapangan selama masa uji coba, secara empiris beberapa ruas jalan mengalami peningkatan, terutama akses menuju lokasi “3 in 1” baik itu dari utara, barat, timur maupun selatan yang mengarah Semanggi, Sudirman dan MH Thamrin.

Dari hasil kajian angka-angka tahap pertama oleh Dishub Jakarta juga ada peningkatan volume kendaraan di tahap pertama sekitar 24,6 persen, ketika anak-anak sekolah belum masuk sekolah.

“Untuk tahap kedua secara angka-angka ini belum dikaji, namun secara empiris sepertinya tidak jauh beda seperti uji coba penghapusan 3 in 1 di tahap pertama,” ujar dia.

Kebijakan 3 in 1 diberlakukan sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB dan pukul 16.00 WIB hingga 19.00 WIB.

Beberapa jalan yang masuk kawasan kendaraan harus berpenumpang minimal 3 ini adalah Jalan Sisingamangaraja, Jalan Jalan Jenderal Sudirman, Jalan M.H. Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Majapahit, Jalan Gajah Mada, Jalan Pintu Besar Selatan, Jalan Pintu Besar Utara dan Jalan Hayam Wuruk. (Setiawan)