Ilustrasi sabu-sabu

Kanalnews.co, JAKARTA – Kepala Bidang Rehabilitasi BNN Provinsi DKI Jakarta Dr. Nadia menyatakan bahwa 90 persen warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rutan Salemba, didominasi oleh permasalahan ketergantungan narkotika jenis sabu.

“Trennya sabu atau amfetamin, hampir semuanya (pengguna) sabu,” katanya.

Hal itu setelah pihaknya melakukan tes untuk para warga binaan menjalani rehabilitasi. Assesment yang dilakukan BNNP DKI Jakarta di Rutan Salemba adalah rehabilitasi medis. Langkah ini sebagai upaya memutus mata rantai penggunaan narkoba, mengurangi dampak pengguna narkoba dan mengurangi kecanduan narkoba.

“Rencananya ada 300 WBP yang di assessment, tapi dilakukan bertahap. Sekarang ada 50 orang WBP atau narapidana yang di assesment,” katanya.

Selain pengguna sabu, warga binaan yang ikut rehabilitasi juga ada yang kecanduan narkotika jenis ganja dan ganja sintetis.

“Mungkin ada 1-2 aja yang saat ini ada ganja sintetik atau ganja, lainnya hampir 90 persen lebih (kecanduan) sabu,” katanya. (RR)