Foto dok Satgas Covid-19

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Juru Bicara vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mendorong percepatan pemberian vaksinasi baik primer atau booster. Hal itu dilakukan untuk menghindari vaksin tersebut kadaluwarsa.

Permintaan tersebut ia sampaikan kepada seluruh dinas kesehatan di Indonesia. Ia ingin vaksinasi dapat berjalan maksimal.

“Tidak henti-hentinya kami mengimbau rekan-rekan dari dinas kesehatan, serta bekerja sama dengan kelompok masyarakat di seluruh tanah air untuk mempercepat program vaksinasi pemerintah demi kepentingan masyarakat luas,” kata Nadia.

Nadia mengungkapkan cakupan vaksinasi Covid-19 per 18 Januari 2022 sudah mencapai 300 juta suntikan atau 72 persen dari total target 416,4 juta suntikan. Untuk itu, dia berharap laju percepatan vaksinasi dapat dilakukan.

“Jadi kuncinya inovasi dan akselerasi percepatan,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, dekitar 1,1 juta dosis vaksin Covid-19 yang kedaluwarsa hingga Desember 2021. Sebagian besar vaksin yang kedaluwarsa itu berasal dari donasi yang diberikan negara lain. (ads)