Reuters

Kanalnews.co, ARAB SAUDI– Pemerintah Arab Saudi dikabarkan telah memberikan lampu hijau bagi jemaah yang ingin melaksanakan ibadah umrah. Salah satunya dari negara Indonesia.

Pelaksanaan umrah mulai digelar pada 10 Agustus bertepatan dengan tahun baru Islam 1443 H. Sebelumnya Arab Saudi hanya memperbolehkan melakukan ibadah haji bagi warga lokal.

“Masjid Raya siap menerima jemaah umrah,” ujar Wakil Kepala Urusan Masjidil Haram, Saad bin Muhammad al-Muhaimid seperti dikutip Daily Star.

Namun begitu, ada ketentuan yang harus dilakukan bagi jemaah dari 9 negara termasuk Indonesia untuk transit dan menjalani karantina 14 hari di negara ketiga sebelum tiba di Saudi.

Selain Indonesia, delapan negara lain yang masuk aturan tersebut terdiri dari India, Pakistan, Mesir, Turki, Argentina, Brasil, Afrika Selatan, dan Libanon.

Pemerintah Saudi juga menerapkan serangkaian syarat untuk jemaah umrah internasional. Salah satu syarat jemaah umrah adalah berusia 18 tahun ke atas dan telah rampung divaksinasi Covid-19 jenis Pfizer, Moderna, AstraZeneca, atau Johnson&Johnson (J&J).