KANALNEWS.co, Kuala Lumpur – Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad akan mematuhi penyelidikan polisi terkait komentarnya terhadap Perdana Menteri Najib Razak setelah kembali dari perjalanan dari Yordania pada Rabu (9/9).

“(Biarkan mereka) menginvestigasi, itu pekerjaan mereka,” kata Mahathir kepada wartawan dan puluhan pendukungnya yang berkumpul di Bandara Subang untuk menyambut kedatangannya.

Mahathir mengatakan tidak akan menggunakan hak konstitusinya jika ditangkap dan Ia akan mematuhi peraturan serta mempersilakan polisi menangkapnya.

“Itu hak mereka. Tangkaplah (silakan menangkap saya),” ungkapnya seperti dikutip Malaysian Digest.

Inspektor Jenderal Polisi Tan Sri Khalid Abu Bakar sebelumnya mengatakan Mahathir bersama dengan politisi lainnya yang terlibat dalam aksi demonstrasi Bersih 4 akan dipanggil. Menurut Khalid, Mahathir akan dimintai keterangan dan memberi pernyataan terkait kehadirannya di aksi serta beberapa tuduhan yang dilontarkan, termasuk tuduhan Mahathir bahwa Kepala Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) menerima suap.

“Kami akan menyelidiki semua orang termasuk Tun Mahathir. Kami akan memanggilnya untuk diinterogasi. Dia telah memberikan pidato dan membuat tuduhan. Kami ingin tahu dari mana dia mendapatkan semua informasi ini,” ujar Khalid.

Berbicara kepada media pada aksi demo Ahad (30/8), Mahathir menyebut Najib sebagai pemimpin yang korup. Ia mengatakan, rakyat secara keseluruhan tak menginginkan Najib. (Herwan)