Foto : Pengurus Rumah Aspirasi Sembilan Saat Audiensi di kantor Satpol PP Surabaya

Kanalnewas.co – SURABAYA Pengurus Rumah Aspirasi Sembilan Belas mengecam tindakan anggota satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kota Surabaya yang diduga melakukan pemerkosaan terhadap seorang pemandu lagu di salah satu tempat hiburan malam.

Ketua Rumah Aspirasi-19 Mulyadi mendesak pemerintah kota Surabaya untuk segera  memberikan sanksi tegas pada oknum anggota Satpol PP Kota Surabaya yang diduga melakukan tindak pidana pemerkosaan terhadap salah satu wanita pemandu lagu di salah satu tempat hiburan malam.

“Sudah sepatutnya PemKot Surabaya melalui KasatPol PP Surabaya memberikan sanksi tegas pemecatan, dan mendorong kasus ini di jalur hukum,”ungkap Mulyadi.

“Kami sangat menyesalkan kejadian berutal yang selalu terjadi di kalangan Oknom Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya,”imbuhnya.

Mulyadi menjelaskan, ini bukan pertama kalinya oknum Satpol PP bertindak melanggar hukum. Oleh karena itu ia menyarankan kepada Pemkot Surabaya untuk segera membenahi internal dan melakukan evalusi terkait hal-hal yang menjadi tanggung jawab dari Satpol PP.

“Salah satunya dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda)  jangan sampai tindakan berutal seperti ini dibiarkan terus berulang, kasihan masyarakat” tutur Mulyadi.

Dia menilai tindakan yang dilakukan oleh oknum anggota Satpol PP ini sudah mencoreng nama baik Instansi sendiri, bahkan mencoreng nama walikota Surabaya.

“Kami berharap Bapak Walikota Surabaya Eri Cahyadi, segera melakukan evaluasi terhadap Kinerja Kasatpol PP Surbaya Eddy Christijanto,” katanya.

“Apabila hal seperti ini hanya ditanggapi biasa-biasa saja lantas bagaimana penegakan perda dapat dijalankan dengan baik jangan salahkan masyarakat jika nantinya tidak mereka membuat aturan sendiri,”

Mulyadi selaku ketua Rumah Aspirasi-19 juga mendesak Walikota Surabaya Copot Kasatpol PP Surabaya. Sebab kejadian berutal ini sudah terjadi berulang-ulang kami anggap dia tidak bisa menjaga amanah yang di berikannya,” tegasnya. (dbr)