Kanalnews.co, JAKARTA – Suasana malam takbiran di Pulau Bawean tahun ini tidak hanya dipenuhi gema takbir dan arak-arakan meriah. Di balik gemerlap pawai yang menyedot perhatian warga, terselip aksi sosial yang menyentuh hati. Yayasan Akademi Nusantara Bersatu bersama Pemuda Ansor dan GP Ansor Bawean menghadirkan program beasiswa bagi pelajar kurang mampu, Jumat (20/3/2026).

Kegiatan bertajuk Pawai Takbiran Peduli Pendidikan itu menjelma menjadi panggung kolaborasi sosial yang sarat pesan kemanusiaan. Yayasan Akademi Nusantara Bersatu tampil sebagai motor utama dengan menyalurkan bantuan pendidikan kepada 10 siswa berprestasi.

Beasiswa tersebut digadang-gadang mampu menopang kebutuhan belajar para penerima selama satu tahun penuh.

Dewan Pembina Yayasan Akademi Nusantara Bersatu, Nanang Qasim, menegaskan momentum Idul Fitri sengaja dipilih agar pesan kepedulian sosial dapat menggema lebih luas.

“Takbiran bukan sekadar tradisi, tetapi juga ruang menghadirkan harapan baru. Kami ingin masyarakat merasakan manfaat nyata, terutama di bidang pendidikan,” ujarnya.

Ia juga menilai sinergi dengan jaringan Pemuda Menara dan GP Ansor Bawean menjadi strategi efektif untuk menembus lapisan masyarakat hingga tingkat akar rumput. Menurutnya, kolaborasi ini membuktikan kegiatan keagamaan dapat berjalan beriringan dengan gerakan pemberdayaan sosial.

Pawai takbiran berlangsung semarak dengan rute panjang dari Dusun Kelbung, melintasi Dusun Gunung Menor, hingga berakhir di Lapangan Menara. Kreativitas peserta dalam menampilkan hiasan dan atraksi menjadi magnet tersendiri yang menyedot antusiasme warga.

Tak hanya beasiswa, panitia juga memanaskan suasana dengan pembagian doorprize beragam, mulai dari perlengkapan rumah tangga hingga hadiah menarik lain yang membuat warga semakin larut dalam kemeriahan.

Salah satu penerima beasiswa, Muhammad Zammil, mengaku bantuan tersebut menjadi suntikan motivasi besar bagi masa depannya.

“Ini bukan sekadar bantuan, tapi penyemangat bagi saya untuk terus berjuang meraih cita-cita,” ungkapnya haru.

Lewat perpaduan takbir, solidaritas, dan aksi nyata di bidang pendidikan, kegiatan ini seolah menegaskan bahwa perayaan Idul Fitri dapat menjadi momentum strategis untuk membangun kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat budaya kepedulian sosial di tengah masyarakat. (pht)