Foto PSSI.org

Kanalnews.co, JAKARTA – PSSI mengakui sedang berkomunikasi dengan federasi sepakbola Bangladesh untuk menggelar uji coba di akhir Januari ini. Kebetulan pada akhir Januari sampai awal Februari nanti bertepatan dengan FIFA Matchday.

“Untuk Januari ini kami lagi komunikasi dengan Bangladesh. Bangladesh mau ke sini, tapi dua kali main. Jadi kalau Bangladesh bermain dua kali, rencana dengan Brunei tidak jadi. Karena aturan FIFA Matchday hanya dua kali pertandingan,” kata Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi.

Yunus Nusi mengatakan rencana dua kali uji coba melawan Bangladesh dikarenakan Timnas Indonesia dipastikan gagal menghadapi Tajikistan. Tajikistan memutuskan batal menghadapi Timnas Indonesia karena belum punya pelatih.

“(Untuk Tajikistan tidak jadi), awalnya mereka meminta dan setuju, itu ketika Timnas main di sana. Tiba-tiba dua hari yang lalu mereka putuskan, karena pelatihnya tidak ada,” ujar Yunus Nusi.

Yunus Nusi juga mengungkapkan bahwa PSSI sedang menjalin komunikasi dengan federasi negara lain. Komunikasi dibangun untuk FIFA matchday bulan Maret 2022.

PSSI menurut Yunus Nusi juga menjalin komunikasi dengan federasi sepak bola lain. Komunikasi dibangun untuk rencana uji coba pada Maret 2022.

“Nah untuk FIFA Matchday Maret kita lagi komunikasi dengan Yunani dan Kroasia,” tutur mantan Ketua Asprov PSSI Kalimantan Timur tersebut. (RR)