Foto ist

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Sidang kasus penganiyaan Cristalino David Ozora oleh Mario Dandy dan Shane Lukas akan digelar perdana hari ini, Selasa (6/6/2023). Sidang terbuka untuk umum.

Sidang tersebut digelar Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada hari ini, Selasa (6/6). Dilansir dari situs Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakarta Selatan, sidang dengan agenda pembacaan surat dakwaan ini rencananya dilangsungkan sekitar pukul 09.00 WIB di ruang sidang utama.

“Sidang pertama Selasa, 6 Juni 2023,” demikian dikutip dari SIPP PN Jakarta Selatan, Senin (6/6).

Adapun jaksa penuntut umum adalah Indah Puspitarini, Nurdiningsih, dan Pompy Polansky Alanda.

Sementara susunan majelis hakim yang akan mengadili perkara ini adalah Alimin Ribut Sujono sebagai ketua majelis hakim dengan anggota Tumpanuli Marbun dan Muhammad Ramdes.

Pejabat Humas PN Jakarta Selatan Djuyamto mengatakan sidang Mario Dandy dan Shane akan digelar secara terbuka untuk umum.

Namun, majelis hakim akan menyesuaikan terhadap hukum acara dalam membacakan surat dakwaan yang berisi keterangan saksi yang masih dalam kategori anak.

“Kedua ada konten kesusilaan di dalam surat dakwaan tersebut makanya nanti walaupun prinsipnya terbuka namun karena di dalam ada anak-anak yang berhadapan dengan hukum dan konten kesusilaan maka majelis hakim akan menyesuaikan dengan hukum acara secara tertutup,” ujar Djuyamto.

Dalam kasus penganiayaan ini, Mario dijerat dengan Pasal 355 KUHP ayat 1 subsider Pasal 354 ayat 1 KUHP subsider 535 ayat 2 KUHP, subsider 351 ayat 2 KUHP. Penyidik juga mengenakan Mario pasal 76c Jo 80 Undang-Undang Perlindungan Anak.

Sementara itu, Shane dijerat Pasal 355 ayat 1 Jo Pasal 56 KUHP, subsider 354 ayat 1 Jo 56 KUHP, subsider 353 ayat 2 Jo 56 KUHP, subsider 351 ayat 2 Jo 76c Undang-Undang Perlindungan Anak.

Sementara wanita berinisial AG (15) telah lebih dulu menjalani sidang dan divonis 3,5 tahun penjara lantaran terbukti terlibat dalam penganiayaan tersebut. (ads)