
Kanalnews.co, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Projo Freddy Alex Damanik membalik ejekan jadi kebanggaan. Julukan termulsingkatan dari ternak Mulyono yang ramai dipakai di media sosial untuk menyindir pendukung Presiden ke-7 RI Joko Widodo, kini diklaim sebagai identitas yang membuat para relawan semakin solid.
Freddy bahkan terang-terangan mengaku bangga. Baginya, dukungan terhadap Jokowi bukan soal figur semata, melainkan kesamaan visi dan gagasan.
“Kalau ide dan visinya cocok, ya didukung. Itu yang bikin saya bangga,” tegasnya.
Pernyataan ini muncul di tengah riuh polemik setelah istilah termul ikut disinggung oleh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla. Meski begitu, Freddy memastikan relawan Jokowi tidak pernah menyerang JK, apalagi secara personal.
“Relawannya Pak Jokowi yang terkonsolidasi dari dulu itu tidak ada pernah melakukan apa terhadap Pak JK. Jadi relawan tidak menyerang Pak JK,” ujarnya.
Freddy juga ikut menanggapi desakan JK yang meminta Jokowi menunjukkan ijazah asli. Ia menegaskan isu tersebut sudah masuk ranah hukum dan tengah ditangani aparat.
“Ini sudah jadi perkara hukum dan sedang diproses di Polda Metro Jaya,” ujarnya
Sebelumnya, JK melihat polemik ini dari sudut berbeda. Ia menduga laporan terhadap dirinya terkait isu penistaan agama berkaitan dengan sikapnya yang vokal soal dugaan ijazah palsu Jokowi.
Bahkan, JK mengaku hanya ingin meredam konflik berkepanjangan di masyarakat. Menurutnya, jika ijazah diperlihatkan secara terbuka, kegaduhan bisa segera berakhir. (ads)



































