Foto dok DPR

Kanalnews.co, JAKARTA- Ketua DPR RI, Puan Maharani, angkat bicara soal maraknya seruan patungan beli hutan yang ramai bergulir di media sosial setelah banjir besar melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurut Puan, prioritas utama saat ini adalah memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan korban mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.

“Yang paling penting sekarang adalah gotong royong membantu masyarakat terdampak. Mari bersama-sama kita pulihkan kondisi di daerah yang terkena bencana,” ujar Puan di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (5/12/2025).

Gagasan urunan membeli hutan itu mencuat setelah warganet mengaitkan banjir berkepanjangan di Sumatera dengan kombinasi cuaca ekstrem serta deforestasi yang terjadi dalam jangka panjang. Dalam beberapa unggahan yang viral, terlihat kayu-kayu besar hanyut bersama arus banjir, memicu kembali diskusi soal kerusakan hutan di daerah tersebut.

Banyak pengguna media sosial menilai bencana yang terjadi tidak lagi bisa dilihat semata sebagai dampak cuaca buruk. Mereka menyebutnya sebagai tanda akumulasi kerusakan lingkungan yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Di tengah kekecewaan itu, muncul sindiran jika pemerintah maupun pelaku industri tak mampu menjaga hutan, publik mungkin harus turun tangan sendiri meski sebagian besar mengakui bahwa ide itu lebih bersifat simbolis.

“Sudah ada open donasi buat patungan beli hutan belum? Kalau ada, saya ikut sedikit-sedikit,” tulis seorang warganet di Thread.

Warganet lain menambahkan, “Melihat donasi untuk Sumatra di Kitabisa tembus Rp8 miliar, rasanya pergerakan rakyat itu nggak ada yang mustahil kalau dilakukan bareng-bareng. Optimis kita bisa patungan bebaskan lahan demi konservasi hutan.” (ads)