Logo Ahha PS Pati (foto:screenshoot youtube Atta Halilintar)

Kanalnews.coJAKARTA – Komite Disiplin (Komdis) PSSI merilis hasil sidang terhadap pelanggaran yang terjadi di kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2021/2022. Sejumlah klub seperti Persib Bandung, Arema FC, hingga PSG Pati mendapat hukuman dari komdis.

Persib mendapat sanksi berupa denda Rp50 juta rupiah karena melanggar regulasi berupa masuknya tamu VIP ke dalam ruang ganti pemain dalam pertandingan melawan Persita Tangerang.

Sementara itu, pemain Arema FC Jayus Hariono dilarang tampil dalam dua pertandingan ditambah denda Rp10 juta karena bertingkah laku buruk dalam pertandingan melawan PSM Makassar.

Dari Liga 2, klub milik pesohor Tanah Air, Atta Halilintar, yaitu PSG Pati banjir hukuman dari komdis. Pertama, PSG Pati mendapat sanksi berupa denda Rp30 juta karena keterlambatan kick off saat pertandingan melawan PSCS Cilacap.

Selain itu, dua pemain PSG Pati Heri Setiawan dan Nurhidayat Haji Haris mendapat sanksi larangan bermain karena tingkah laku buruk dalam laga melawan Persijap Jepara. Heri mendapat hukuman berat berupa larangan beraktivitas di lingkungan sepak bola selama 6 bulan dan denda Rp50 juta, sementara Nurhidayat disanksi larangan tampil dalam tiga laga ditambah denda Rp3 juta. (Kin)

Berikut Putusan Lengkap Komdis PSSI:

Liga 1

1. Jayus Hariono (pemain Arema FC), tingkah laku buruk, larangan bermain dua kali dan denda Rp10 juta

2. Leonard Tupamahu (pemain Bali United), tingkah laku buruk, larangan bermain satu pertandingan dan denda Rp10 juta

3. Rizky Ridho (pemain Persebaya), tingkah laku buruk, larangan bermain satu pertandingan dan denda Rp5 juta

4. PS Sleman, keterlambatan kick off, denda Rp50 juta

5. Madura United, keterlambatan kick off, denda Rp50 juta

6. PSM Makassar, keterlambatan kick off, denda Rp50 juta

7. Persib Bandung, tamu VIP masuk ruang ganti tim, denda Rp50 juta

8. Persela Lamongan, keterlambatan kick off, denda Rp50 juta

9. PSM Makassar, dalam satu pertandingan mendapat 5 kartu kuning, denda Rp50 juta

10. PS Sleman, keterlambatan kick off, denda Rp50 juta

11. Borneo FC, dalam satu pertandingan mendapat 7 kartu kuning, denda Rp50 juta

12. PS Barito Putera, dalam satu pertandingan mendapat 5 kartu kuning, denda Rp50 juta

Liga 2

1. Jaya Hartono, (pelatih Persijap Jepara), perilaku mendiskreditkan keputusan PSSI, larangan beraktivitas di sepak bola nasional selama satu bulan dan denda Rp25 juta

2. Arif Satya Yudha, (pemain PSIM Yogyakarta), tingkah laku buruk, larangan main dalam dua pertandingan dan denda Rp3 juta

3. Talaohu Abdul Musafri, (pemain Badak Lampung FC), tingkah laku buruk, larangan main dalam enam pertandingan dan denda Rp50 juta

4. Heri Setiawan (pemain PSG Pati), tingkah laku buruk, larangan beraktivitas di sepak bola selama 6 bulan dan denda Rp50 juta

5. Nurhidayat Haji Haris (pemain PSG Pati), tingkah laku buruk, larangan main dalam tiga pertandingan dan denda Rp3 juta

6. PSIM Yogyakarta, keterlambatan kick off, denda Rp30 juta

7. Hizbul Wathan FC, keterlambatan kick off, denda Rp30 juta

8. PSG Pati, keterlambatan kick off, denda Rp30 juta

9. RANS Cilegon FC, keterlambatan kick off, denda Rp30 juta

10. Semen Padang, keterlambatan kick off, denda Rp30 juta

11. Sriwijaya FC, keterlambatan kick off, denda Rp30 juta

12. Babel United, keterlambatan kick off, denda Rp30 juta

13. PSCS Cilacap, mendapatkan 5 kartu kuning dalam satu pertandingan, denda Rp50 juta

14. Sulut United, mendapatkan 6 kartu kuning dalam satu pertandingan, denda Rp50 juta