
Kanalnews.co, JAKARTA – Persija Jakarta gagal mengamankan kemenangan saat menghadapi Borneo FC pada pekan ke-24 Super League 2025/2026. Bermain di Jakarta International Stadium (JIS), Selasa (3/3/2026) malam, Macan Kemayoran harus puas dengan hasil imbang 2-2 setelah kebobolan di menit akhir.
Pelatih Persija Mauricio Souza menilai timnya sebenarnya punya peluang besar untuk memenangkan pertandingan. Namun, banyaknya kesempatan yang terbuang terutama di babak pertama membuat Persija gagal mengunci kemenangan.
Mauricio menyebut Persija seharusnya sudah bisa unggul lebih cepat jika para pemain mampu memaksimalkan peluang yang didapat.
“Kami seharusnya bisa menang sejak babak pertama. Ada setidaknya empat peluang emas yang kami miliki, tetapi tidak bisa dimaksimalkan menjadi gol. Dalam pertandingan besar seperti ini, kami tidak boleh menyia-nyiakan banyak peluang,” ujar Mauricio usai pertandingan.
Persija akhirnya mampu membuka keunggulan pada menit ke-47 melalui gol Gustavo Almeida. Namun, Borneo FC berhasil menyamakan kedudukan lewat Juan Villa pada menit ke-62.
Macan Kemayoran kembali unggul pada menit ke-75 setelah Fabio Calonego mencetak gol lewat tendangan jarak jauh. Sayangnya, kemenangan yang sudah di depan mata buyar setelah Borneo FC mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90+4.
Mauricio juga menyoroti perubahan permainan timnya setelah berhasil mencetak gol. Ia menilai para pemain justru kehilangan ritme dan tidak bermain seagresif sebelumnya.
“Setelah mencetak gol, entah mengapa tim saya justru berhenti bermain seperti sebelumnya. Kami mulai terlalu banyak bertahan dan tidak memainkan bola dengan baik,” jelasnya.
Selain itu, Mauricio menilai ada beberapa faktor yang membuat Persija gagal mempertahankan keunggulan, mulai dari kurangnya komitmen bertahan hingga lemahnya pemahaman situasi pertandingan.
“Ada kurangnya usaha, kurangnya komitmen dalam bertahan, dan kurangnya pemahaman soal momen pertandingan. Terkadang pemain harus tahu kapan harus menyerang dan kapan harus mulai bertahan,” kata Mauricio.
Ia juga menilai sektor tengah timnya tidak terlindungi dengan baik sehingga memberi ruang bagi Borneo FC untuk mencetak gol penyama kedudukan di penghujung laga. (pht)


































