
Kanalnews.co, JAKARTA – Kebijakan rekayasa lalu lintas one way nasional di Tol Trans Jawa resmi dihentikan pada Jumat (20/3/2026). Penghentian ini membuat arus kendaraan di ruas Km 70 hingga Km 414 kembali berjalan normal dua arah setelah sebelumnya diberlakukan sistem satu arah untuk mengurai lonjakan pemudik.
Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho dari Command Center Km 29 Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Utara. Ia menyebut penghentian dilakukan setelah pihaknya melakukan evaluasi situasi arus mudik di H-1 Lebaran yang dinilai lebih terkendali dari perkiraan.
“Dengan seizin Bapak Kapolri, pelaksanaan one way nasional sementara kami nyatakan ditutup pada pukul 13.22 WIB,” ujar Agus.
Menurutnya, tren kendaraan yang melintas pada hari ini cenderung lebih landai dibandingkan dua hari sebelumnya. Evaluasi bersama para pemangku kepentingan menunjukkan kondisi lalu lintas masih bisa ditangani tanpa rekayasa satu arah.
Agus menjelaskan, koordinasi cepat langsung dilakukan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelum keputusan final diambil. Setelah sosialisasi kepada pengguna jalan, petugas melakukan sterilisasi jalur guna memastikan lalu lintas kembali full normal dua arah.
“Sosialisasi kami lakukan sekitar pukul 13.00 WIB, lalu dilanjutkan sterilisasi jalur agar arus bisa kembali normal,” jelasnya.
Sebagai informasi, skema one way nasional sebelumnya diberlakukan sejak Rabu (18/3/2026) mulai pukul 13.30 WIB. Rekayasa lalu lintas itu mencakup ruas Km 70 Tol Jakarta-Cikampek hingga Km 414 Tol Kalikangkung, dan diresmikan melalui seremoni flag off oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. (ads)




































