
Kanalnews.co, JAKARTA – Pemerintah memastikan pergerakan jutaan pemudik pada Lebaran 2026 masih berada dalam pengawasan ketat. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar.
Dari pusat kendali transportasi nasional di Kementerian Perhubungan, AHY memantau langsung situasi di berbagai daerah. Ia juga berkomunikasi secara virtual dengan petugas di sejumlah titik strategis guna memastikan pelayanan transportasi berjalan optimal.
“Transportasi darat kami pantau hingga Aceh, sektor laut kami cek bersama KSOP Batam, penerbangan melalui Bandara Juanda Surabaya, dan perkeretaapian dari Semarang. Semua kami pastikan tetap siaga,” kata AHY, Kamis (19/3/2026).
Hasil pemantauan menunjukkan penyelenggaraan angkutan mudik masih berjalan sesuai skenario pemerintah. Meski terjadi beberapa kendala teknis di lapangan, kondisi dinilai tidak sampai mengganggu arus perjalanan secara keseluruhan.
“Situasi memang dinamis, tetapi secara umum masih terkendali dan sesuai rencana yang telah disiapkan,” ujarnya.
Untuk membantu masyarakat menghadapi lonjakan biaya perjalanan, pemerintah juga menyiapkan sejumlah stimulus. Mulai dari potongan tarif tol hingga 30 persen, diskon tiket pesawat domestik kelas ekonomi sampai 18 persen, serta pengurangan harga tiket kapal laut dan kereta api yang mencapai 30 persen.
AHY menegaskan pengawasan tidak hanya difokuskan pada puncak arus mudik, tetapi juga akan berlanjut hingga masa arus balik Lebaran. Ia meminta seluruh pihak, termasuk media dan masyarakat, aktif memberikan informasi dari lapangan agar respons kebijakan dapat dilakukan lebih cepat.
“Kami ingin arus mudik tahun ini benar-benar aman, lancar, dan memberi rasa nyaman bagi masyarakat. Masukan dari berbagai pihak sangat kami butuhkan,” tegasnya. (pht)




































