Foto Ist

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Sikap Duta Besar (Dubes) Inggris yang mendukung Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) dengan mengimbarkan bendera pelangi mendapatkan kecaman keras. PA 212 mendesak pemerintah meminta dubes Inggris angkat kaki.

Kedutaan Besar (Kedubes)Inggris mengunggah foto melalui laman instagram @ukinindonesia. Mereka memperlihatkan bendera pelangi simbol kaum LBGT yang berkibar di halaman Kedubes Inggris di kawasan Kuningan, Jakarta.

Dubes Inggris menilai penting mengambil sikap untuk sebuah nilai yang dianggap benar. Bahkan, Inggris akan memperjuangkan hak-hak LGBT agar tidak mendapatkan diskriminatif.

“Terkadang penting untuk mengambil sikap terhadap apa yang menurut kita benar, bahkan jika ketidaksepakatan di antara teman bisa membuat ini tidak nyaman. Inggris akan memperjuangkan hak-hak LGBT+ dan mendukung pihak yang membela mereka. Kami ingin hidup di dunia yang bebas dari segala jenis diskriminasi,” tulis Kedubes Inggris dalam unggahannya.

Pengurus PA 212 Aziz Yanuar menilai tindakan Dubes Inggris tersebut telah melecehkan Indonesia yang menjunjung tinggi Pancasila dan Agama. Ia minta pemerintah tak tinggal diam.

“Bila perlu melakukan tindakan pengusiran terhadap duta besar Inggris untuk Indonesia,” kata Aziz dalam keterangannya dikutip Senin (23/5).

“Karena itu apa yang dilakukan Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia adalah jelas pelecehan dan tindakan provokatif bagi nilai-nilai ilahiah yang sakral bagi bangsa Indonesia,” kata Aziz.

Ia menegaskan LGBT adalah sebuah ‘penyakit’ yang harus diobati. Apalagi sebagai negara Islam, hal itu merupakan tindakan yang dilarang agama.

“Menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk bersatu padu melakukan penangkalan terhadap propaganda sesat pengusung normalisasi perilaku menyimpang homoseksual, lesbian biseksual dan transgender,” kata Aziz menegaskan. (ads)