Kanalnews.co, JAKARTA- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus fokus terhadap pemberdayaan pemuda Indonesia. Pemuda menjadi salah satu pilar penting dalam membangun bangsa.
Demikian disampaikan oleh Deputi I Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Faisal Abdullah, Senin (10/5/2021). Sesuai program prioritas arahan Presiden Joko Widodo tahun 2022, pemuda menjadi peran penting dalam mengusung pemulihan ekonomi dan reformasi struktural.
Faisal menjelaskan bahwa Kemenpora memiliki lima program prioritas. Dari kelima program tersebut, yang terkait kepemudaan ada di program prioritas kedua dan ketiga.
“Kemenpora punya lima program prioritas. Program prioritas terkait dengan kepemudaan terdapat pada progam prioritas kedua dan ketiga. Progam prioritas kedua, pemberdayaan pemuda menjadi kreatif, inovatif, mandiri, dan berdaya saing serta menumbuhkan semangat kewirausahaan,” ujarnya.
Sesuai arahan rapim sebelumnya, ada empat Program Deputi Pemberdayaan Pemuda TA 2022. Pertama, Koordinasi dengan K/L terkait untuk penghitungan Indeks Pembangunan Pemuda dalam 5 domain.
“5 domain ini seperti pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, ketengakerjaan dan kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan, gender dan diskriminasi,” katanya.
Kedua, dukungan untuk pencegahan pemuda dari bahaya narkoba. Ketiga, kegiatan peningkatan persentase pemuda (16-30 tahun) mendukung domain partisipasi dan kepemimpinan. Keempat, angka kesakitan pemuda, kegiatan yang mengintervensi domain IPP khususnya domain kesehatan dan kesejahteraan.
Dia juga mengatakan bahwa perjanjian kerja tahun 2022 Kemenpora sesuai sasaran strateginya adalah meningkatnya peran aktif pemuda dalam pembangunan. Terwujudnya kapasitas kelembagaan dan koordinasi strategis lintas pemangku kepentingan dalam menyelenggarakan pelayanan kepemudaan yang berkualitas
dan terintegrasi.
Selanjutnya, Faisal menyebut meningkatnya kebugaran masyarakat dan peningkatan prestasi olahraga di tingkat regional dan internasional dan meningkatnya manajemen tata kelola kelembagaan yang baik dan bersih.
Selain itu, dia menjelaskan sasaran program tercapainya pemuda yang berideologi pancasila, berkarakter, berbudaya, dan berwawasan kebangsaan.
“Ada tiga kegiatan untuk mencapai sasaran pemuda yang berideologi pancasila, berkarakter, berbudaya, dan
berwawasan kebangsaan. Pertama, implementasi NSPK. Kedua, koordinasi/sinkronisasi dan ketiga, bimtek/supervisi/fasilitasi,” ucapnya.
Faisal menambahkan untuk mengurangi pengangguran pemuda, Kemenpora bersinergi dengan K/L (Dikbud, Naker, Perindustrian, Luar Negeri, BUMN, Keuangan, Kop & UKM, Pemda), yaitu membangun jaringan dengan industri untuk mendapatkan peluang lapangan kerja baru.
Lalu menyediakan fasilitas pendidikan sesuai peluang lapangan kerja baru. Goverment fund yang diberikan kepada perusahaan yang membuka lapangan kerja baru (insentif). (bnd)





































