Foto Twitter

 

Kanalnews.co, JAKARTA- Belakangan ini media sosial dihebohkan dengan meme stupa Borobudur mirip Presiden RI Joko Widodo. Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi meminta polisi segera turun tangan menangani kasus tersebut.

Meme stupa Borobudur yang diedit mirip Jokowi viral di media sosial usai diunggah mantan Menpora Roy Suryo pada Jumat (10/6) lalu dalam akun Twitter pribadinya @KRMTRoySuryo2.

Roy Suryo menyinggung rencana kenaikan harga tiket Candi Borobudur menjadi Rp750 ribu. Namun postingan tersebut sudah dihapus olehnya.

Roy berkilah, ia bukan orang pertama yang mengunggah foto tersebut. Ia mengaku hanya membalas tweet orang lain.

Zainut mengatakan polisi harus turun tangan menangkap oknum yang telah mengunggah meme tersebut. Ia menilai unggahan itu tidak pantas karena menyinggung agama dan presiden.

“Terhadap postingan meme stupa Borobudur mirip Pak Jokowi, saya menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk mendalami masalah tersebut dan mengusut semua pihak yang terlibat untuk selanjutnya diproses hukum sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku,” kata Zainut dalam keterangan resminya, Jumat (17/6).

“Perbuatan tersebut dapat dikatagorikan sebagai perbuatan SARA,” katanya.

Menurutnya masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan kritik. Namun semua harus dengan etika yang baik.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih bijak dan hati-hati dalam menggunakan media sosial. Jangan cepat memposting atau menyebarkan berita, baik berita yang berupa foto, video, meme atau konten narasi yang mengandung ujaran kebencian, fitnah dan SARA,” katanya. (ads)